Saham GOTO Naik 3 Hari Beruntun, Sentuh Level Rp80

1 month ago 17

Saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali naik pada Selasa (10/12/2024), melanjutkan penguatan beberapa hari sebelumnya.

 GoTo)

Saham GOTO Naik 3 Hari Beruntun, Sentuh Level Rp80. (Foto: GoTo)

IDXChannel – Saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali naik pada Selasa (10/12/2024), melanjutkan penguatan beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.18 WIB, saham GOTO menguat 2,56 persen, menyentuh level psikologis Rp80 per saham, setelah terakhir kali pada akhir Februari 2024.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp113,11 miliar.

Dengan ini, saham GOTO sudah menguat 3 hari beruntun.

Dalam sepekan, saham GOTO meningkat 6,67 persen dan dalam sebulan melesat 26,98 persen.

Secara teknikal, dalam grafik harian, GOTO berada di area resistance 80. Penembusan ke atas level 80 akan membawa GOTO menjajal resistance selanjutnya di 82 dan 85.

Sementara, apabila gagal bertahan di atas 80, level support untuk GOTO berada di 76-74.

Target Harga Anyar

Sementara, DBS Group Research, dalam riset pada 31 Oktober 2024, menyebutkan bahwa risiko penurunan harga saham GOTO saat ini cenderung terbatas.

Perusahaan teknologi ini optimistis segmen fintech-nya akan mencapai adjusted EBITDA positif pada kuartal IV-2024, lebih cepat dari perkiraan. Hal ini menjadi angin segar bagi kinerja keuangan GoTo, mengingat konsensus sebelumnya memperkirakan kerugian akan terus berlanjut.

GoTo juga memperkirakan penghematan tambahan dari kontrak layanan cloud yang baru-baru ini dilakukan dengan Alibaba dan Tencent.

Selain itu, program pembelian kembali saham perusahaan diyakini dapat memberikan dukungan lebih lanjut pada harga sahamnya.

Di sisi lain, GoTo mencatat pertumbuhan dua digit dalam gross transaction value (GTV) serta mencetak adjusted EBITDA tertinggi sepanjang sejarah pada kuartal III-2024. Dengan capaian ini, GoTo dinilai kembali berada dalam jalur pertumbuhan.

DBS Group Research mempertahankan rekomendasi beli untuk saham GOTO dengan target harga Rp89 per lembar.

Sementara, analis BRI Danareksa, dalam riset yang terbit pada 18 November 2024 menjelaskan, GOTO mencatat momentum kuat di kuartal III-2024 (3Q24) dengan penurunan kerugian EBITDA disesuaikan menjadi Rp13 miliar pada 9 bulan pertama 2024 (9M24), berkat kenaikan Gross Transaction Value (GTV) dan efisiensi biaya variabel.

Perusahaan diproyeksikan mencapai EBITDA positif pada tahun fiskal 2024 (FY24). GOTO juga memperluas layanan di bidang fintech dan periklanan, yang didukung oleh pertumbuhan unduhan aplikasi GoPay di pasar yang belum terjangkau.

Dengan pembaruan kontrak cloud dan penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), margin EBITDA diperkirakan akan meningkat, meskipun tantangan hukum perlindungan data pribadi tetap ada.

BRI Danareksa mempertahankan rekomendasi Buy dengan target harga Rp90, mengacu pada pertumbuhan GTV On-Demand Servies (ODS) dan GoTo Financial (GTF) yang diproyeksikan mencapai CAGR 6 persen hingga 2034. Risiko utama berasal dari meningkatnya persaingan di sektor teknologi.

Luncurkan Sahabat-AI Bersama Indosat

Diwartakan sebelumnya, GOTO meluncurkan AI bernama ‘Sahabat-AI’. Peresmian itu dilakukan dalam acara Indonesia AI Day 2024 yang diselenggarakan di The Tribrata Dharmawangsa, Kamis (14/11/2024) pekan lalu.

Sahabat-AI adalah Large Language Model (LLM) open-source yang inovatif untuk Bahasa Indonesia dan bahasa daerah di seluruh negeri.

Inisiatif ini, dikembangkan bersama dengan PT Indosat Tbk (ISAT), yang menunjukkan komitmen GOTO untuk memajukan inovasi teknologi di seluruh Indonesia.

“Kami bangga bisa bermitra dengan Indosat dalam menginisiasikan Sahabat-AI, sebuah Large Language Model (LLM) open-source yang dirancang untuk memahami konteks lokal dan menjembatani kesenjangan yang belum terpenuhi oleh model AI global,” ujar Patrick Walujo, Direktur Utama GoTo, dalam siaran pers.

Menurut Patrick, Sahabat-AI akan memberdayakan pengembangan aplikasi dan layanan berbasis AI yang secara unik disesuaikan untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Ini sejalan dengan misi kami untuk membangun kedaulatan digital Indonesia, sesuai dengan arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” kata Patrick.

Dalam kesempatan itu, Patrick juga memandu diskusi bertajuk Fireside Chat: Navigating the Golden Indonesia Era, dengan narasumber bersama CEO NVIDIA Jensen Huang dan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Ini pertama kalinya di sejarah kita bisa memproduksi aset paling penting, yaitu kecerdasan. Ini kesempatan sebuah bangsa. Kita harus memiliki kecerdasan kita sendiri. Saya sangat senang melihat ada AI Day di Indonesia,” kata Jensen Huang menanggapi pertanyaan Patrick.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |