REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tubuh yang bertenaga adalah kunci agar seseorang bisa tetap fokus, produktif, dan mencapai target pada 2026. Tanpa energi yang cukup, tubuh akan sulit menjaga konsentrasi, suasana hati, bahkan motivasi untuk menyelesaikan tugas dan rutinitas harian.
Untuk membantu meningkatkan energi secara alami, dokter asal London dr Rupy Aujla menyarankan untuk menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Berikut lima kebiasaan makan yang direkomendasikan dr Aujla seperti dilansir laman Hindustan Times, Senin (5/1/2026):
1. Ganti satu makanan ultraproses
Mengganti satu makanan ultraproses yang paling sering dikonsumsi, seperti sosis, camilan kemasan, atau minuman kalengan, bisa membantu meningkatkan energi. Makanan jenis ini biasanya rendah nutrisi, berpotensi menyebabkan peradangan, dan dapat menurunkan energi serta meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
2. Sarapan tinggi protein
Memilih sarapan dengan kandungan protein tinggi, misalnya yoghurt Greek, telur, kacang, atau tahu, membuat kenyang lebih lama. Selain itu juga bisa menstabilkan energi dan mengurangi keinginan ngemil di pertengahan pagi.
3. Tambahkan sayuran hijau di setiap makanan
Menambahkan sayuran hijau, baik segar maupun beku, di setiap makan membantu menambah serat, vitamin, mineral, dan zat antiinflamasi, yang penting untuk kesehatan tubuh dan otak.
4. Konsumsi buah setiap makan
Mengonsumsi tiga porsi buah atau sayur setiap kali makan membantu mendekati target 10 porsi per hari, menambah serat dan antioksidan, serta menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, kanker, dan kematian dini. Satu porsi setara dengan sekitar tiga hingga empat sendok makan sayuran matang atau segenggam sayuran hijau mentah.
5. Makan malam lebih awal
Menyelesaikan makan malam antara pukul 17.00 hingga 19.00 dapat membantu pencernaan, memberi waktu bagi usus untuk beristirahat, dan mendukung tidur yang lebih berkualitas.
.png)
1 day ago
7















































