REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bakal segera melakukan pembongkaran tiang monorel yang ada di kawasan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Proses pembongkaran itu rencananya akan mulai dilakukan pada Rabu (14/1/2026) pekan depan.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan awalnya pembongkaran tiang proyek mangkrak itu direncanakan akan dibongkar pada pekan ketiga Januari 2026. Namun, Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta pembongkaran dilakukan mulai pekan depan.
"Jadi rencana minggu depan kita akan mulai. Insyaallah hari Rabu, kalau enggak berubah," kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Heru mengaku tidak masalah apabila proses pembongkaran tiang monorel itu hendak dipercepat. Pasalnya, Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta sudah siap untuk melakukan pembongkaran tiang yang sudah mangkrak bertahun-tahun itu.
"Kalau kami mah sudah siap saja. Jadi karena permintaan Pak Gub untuk dibongkar hari Rabu, ya kami jalankan hari Rabu," ujar dia.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah mengurus berbagai hal terkait rencana pembongkaran aset milik PT Adhi Karya itu. Salah satunya adalah menyurati perusahaan berplat merah itu untuk melakukan pembongkaran sejak November 2025.
Namun, PT Adhi Karya tidak kunjung melakukan pembongkaran terhadap asetnya yang mangkrak. Karena itu, Pemprov Jakarta akan melakukan pembongkaran.
"Kan Pak Gub sudah menyampaikan, sudah disampaikan ke Adhi Karya. Adhi Karya belum bongkar, ya kita bongkar," kata Heru.
Ia menyebutkan, berdasarkan pendataan terdapat 98 tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said. Setelah puluhan tiang itu dibongkar, Dinas Bina Marga akan melakukan penataan jalan dan trotoar di kawasan itu.
Menurut Heru, nantinya jalan di kawasan itu tidak akan lagi dibatasi pemisah antara jalur cepat dan jalur lambat seperti di sisi barat Jalan Rasuna Said. Selain itu, trotoar di kawasan itu juga akan ditata ulang untuk membuat pejalan kaki lebih nyaman.
Ihwal target pembongkaran itu dapat selesai, Heru mengaku belum bisa memastikannya. Sebab, pihaknya tidak hanya akan melakukan pembongkaran, melainkan sekaligus penataan jalan dan trotoar di Jalan Rasuna Said.
"Ya berjalan saja. Kan sekalian menata. Kami bongkar, kita tata jalannya dan trotoarnya. Jadi nanti sudah tidak ada lagi pemisahnya," kata dia.
Ia menambahkan, saat ini proses pembongkaran tiang monorel difokuskan untuk kawasan Jalan Rasuna Said terlebih dahulu. Terkait keberadaan tiang monorel di Jalan Asia Afrika, ia belum bisa memberikan pernyataan terkait nasibnya ke depan.
.png)
1 day ago
3














































