Sah, Chandra Asri (TPIA)-Glencore Resmi Rampungkan Akuisisi Kepemilikan Shell di SECP

1 day ago 6

Kesepakatan ini diselesaikan melalui pembelian saham di Aster Chemicals and Energy Pte Ltd.

 MNC media)

Sah, Chandra Asri (TPIA)-Glencore Resmi Rampungkan Akuisisi Kepemilikan Shell di SECP (foto: MNC media)

IDXChannel - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan Glencore resmi mengumumkan rampungnya keseluruhan proses akuisisi kepemilikan saham Shell Singapore Pte Ltd (SSPL) di Shell Energy and Chemicals Park (SECP).

Proses akuisisi perusahaan yang kini berganti nama menjadi Aster Energy and Chemicals Park tersebut dilakukan melalui CAPGC Pte Ltd, perusahaan patungan (joint venture/JV) antara salah satu anak usaha TPIA, yaitu Chandra Asri Capital Pte Ltd, dan Glencore Asian Holdings Pte Ltd, yang merupakan anak usaha Glencore.

Kesepakatan ini diselesaikan melalui pembelian saham di Aster Chemicals and Energy Pte Ltd (Aster), yang notabene merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Shell Singapore Pte Ltd.

Kawasan energi dan kimia ini mencakup kilang dengan kapasitas pemrosesan 237.000 barel minyak mentah per hari, Ethylene Cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta aset kimia hilir di Pulau Jurong.

"Akuisisi ini merupakan langkah besar dalam memperluas jejak strategis Chandra Asri Group di industri energi, kimia, dan infrastruktur
regional," ujar Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, dalam keterangan resminya, Rabu (2/4/2025).

Nantinya, menurut Erwin, fasilitas tersebut akan terus beroperasi di bawah Aster Chemicals and Energy Pte Ltd, dengan status karyawan di Aster juga bakal tetap berada di bawah kepemilikan baru.

Erwin menjelaskan, aksi akuisisi ini juga sekaligus menandai pencapaian penting bagi Chandra Asri Group dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia, serta mendukung pertumbuhan industri kimia nasional.

Dengan memperluas jejak strategis melalui Aster, TPIA berupaya turut berperan dalam memastikan ketersediaan sumber daya vital bagi negara, serta berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi jangka panjang, serta daya saing Indonesia di kancah global.

"Sebagai mitra pertumbuhan, kami berharap dapat bekerja sama erat dengan para mitra kami untuk mendorong inovasi, keunggulan operasional, dan pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang," ujar Erwin.

Sementara, Managing Director Glencore Singapore, Quek Chin Thean, menyatakan bahwa proses akuisisi oleh CAPGC sejalan dengan strategi Perseroan yang lebih luas dalam berinvestasi pada aset berpotensi tinggi, serta memperluas kehadiran di pasar utama.

"Perseroan tetap berkomitmen untuk mendorong inovasi, keberlanjutan, dan keunggulan operasional di seluruh kegiatan bisnisnya," ujar Thean.

Tak hanya itu, akuisisi Aster juga semakin memperkuat komitmen Chandra Asri Group dalam mendukung ketahanan energi Indonesia dan memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap produk kimia. Dalam hal ini Aster akan berperan sebagai pemasok utama produk kilang dan petrokimia untuk memenuhi kebutuhan domestik Indonesia.

Dengan memanfaatkan kilang kelas dunia dan pusat perdagangan Aster, Chandra Asri Group akan memastikan ketersediaan produk minyak bumi yang krusial serta mengisi kesenjangan pasokan bahan kimia utama, termasuk MEG, Polyols, dan berbagai monomer.

"Langkah ini akan memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor," ujar Erwin.

Selain itu, dikatakan  Erwin, optimalisasi perdagangan antara Indonesia dan Singapura akan menjadi aspek kunci dalam sinergi ini. Kolaborasi dalam rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku seperti Naphta hingga penjualan silang produk kilang (Pygas & MTBE) serta produk petrokimia (Ethylene, Propylene, dan Raff-1), akan semakin meningkatkan efisiensi dan keandalan pasokan, sehingga memberikan manfaat bagi kedua pasar.

Dengan segala proyeksi dan analisis tersebut, akuisisi ini diperkirakan akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia, dengan keuntungan yang dihasilkan dari Aster akan direpatriasi dan diinvestasikan kembali untuk mendukung pengembangan Chandra Asri Group serta memperkuat neraca pembayaran Indonesia.

Selain itu, ekspansi ini juga diyakini bakal dapat menciptakan 200 peluang kerja baru di Indonesia melalui pendirian perusahaan yang akan mengelola operasi backend Aster.

Ekspansi Chandra Asri Group di kawasan ASEAN akan semakin meningkatkan efisiensi ekonomi, yaitu dengan memanfaatkan proyeksi pertumbuhan di kawasan.

Kemitraan yang berkolaborasi dengan Glencore juga turut mendorong inovasi, pertukaran pengetahuan, dan transfer teknologi yang akan memperkuat kedua perusahaan.

"Dengan memanfaatkan keunggulan operasional dan praktik terbaik, kemitraan ini akan memperkuat daya saing global Indonesia, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam praktik industri yang maju," ujar Erwin.

(taufan sukma)

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |