5 Cara Nabi Muhammad Rayakan Lebaran, Jadi Tradisi yang Ditiru Umat Muslim

4 days ago 14

Banyak tradisi perayaan Idul Fitri yang dilakukan umat Islam—termasuk mayoritas warga Indonesia—ditiru dari tradisi yang dimulai oleh Muhammad SAW.

 MNC Media)

5 Cara Nabi Muhammad Rayakan Lebaran, Jadi Tradisi yang Ditiru Umat Muslim. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Bagaimana cara Nabi Muhammad rayakan lebaran? Hari Raya Idulfitri adalah penanda berakhirnya bulan suci Ramadan, sekaligus menjadi perayaan hari kemenangan bagi umat muslim. 

Dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW dan umat Islam pertama kali merayakan Idulfitri usai Perang Badar, atau tahun kedua hijriah (624 M). Bagaimana Nabi Muhammad merayakan Idulfitri bersama para sahabat saat itu? 

Tanpa kita sadari, banyak tradisi perayaan Idulfitri yang dilakukan umat Islam—termasuk mayoritas warga Indonesia—ditiru dari tradisi yang dimulai oleh Muhammad SAW. Melansir Kementerian Agama (29/3), berikut ini adalah cara Nabi Muhammad rayakan lebaran

Cara Nabi Muhammad Rayakan Lebaran Bersama Para Sahabat 

1. Memperbanyak Bacaan Takbir 

Tradisi mengumandangkan bacaan takbir ini juga ditiru oleh umat muslim di Indonesia. Malam menjelang lebaran, masjid-masjid dan arakan masyarakat akan mengumandangkan takbir. Tradisi ini rupanya telah dimulai sejak Rasulullah SAW masih hidup. 

Diriwayatkan bahwa Nabu Muhammad SAW mengumandangkan takbir pada malam terakhir Ramadan hingga pagi hari 1 Syawal. Ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Baqarah ayat 185 yang berbunyi: 

“Dan sempurnakanlah bilangan Ramadan, dan bertakbirkan kalian kepada Allah.”

2. Berhias dan Memakai Pakaian Terbaik

Benar sekali, tradisi memakai baju baru di Hari Raya Idulfitri yang dijalankan umat muslim di Indonesia juga berasal dari Rasulullah SAW. Melansir NU Online, menurut hadist yang diriwayatkan Al-Hakim, saat hari raya Nabi Muhammad mandi, memakai wewangian, dan pakaian terbaiknya. 

3. Makan Sebelum Shalat Ied

Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Bukhari, Nabi Muhammad tidak berangkat ke tempat shalat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil. Saat hari raya, umat muslim tidak lagi berpuasa. 

4. Mendatangi Keramaian 

Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhari, dan Muslim, Rasulullah SAW menemani Aisyah mengunjungi pertunjukan atraksi tombang dan tameng. Mendatangi keramaian saat lebaran dapat diartikan sebagai bersilaturahmi dengan orang-orang di sekitar kita.

5. Mengunjungi Sahabat

Sowan (menghadap ke orang yang lebih tua) atau silaturahmi ke rumah nenek atau orang tua rupanya juga termasuk tradisi yang sudah dimulai Nabi Muhammad SAW. Saat Idulfitri, Rasulullah mengunjungi rumah para sahabatnya. 

Sebaliknya, para sahabat juga mengunjungi rumah Rasulullah. Pada momentum silaturahmi ini Rasulullah dan para sahabat saling mendoakan kebaikan satu sama lain. 

Itulah beberapa cara Nabi Muhammad rayakan lebaran. 


(Nadya Kurnia)

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |