Tingkat Ancaman Terorisme Bertambah, Inggris Waspadai Gelombang Lone Wolf

5 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –– Pemerintah Inggris menaikkan tingkat ancaman terorisme menjadi “parah” (severe), level tertinggi kedua, menyusul serangan penusukan di kawasan Golders Green, London utara, yang telah diklasifikasikan sebagai insiden terorisme.

Serangan terjadi pada Rabu (29/4) sekitar pukul 11.15 waktu setempat di kawasan yang dikenal sebagai komunitas Yahudi terbesar di London. Seorang pria bersenjata pisau dilaporkan menyerang warga yang dianggap sebagai target, melukai dua pria berusia 34 tahun dan 76 tahun dalam dua lokasi berbeda di sekitar Highfield Avenue dan halte bus terdekat.

Menurut laporan media setempat, kepolisian segera merespons laporan penusukan tersebut dan menangkap seorang pria berusia 45 tahun di lokasi kejadian. Pelaku sempat mencoba menyerang petugas sebelum akhirnya dilumpuhkan menggunakan alat kejut listrik (taser).

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa serangan ini diduga menargetkan komunitas Yahudi. Kepolisian antiterorisme Inggris kemudian secara resmi menyatakan insiden tersebut sebagai aksi terorisme dan mengambil alih penanganan kasus.

Sejumlah laporan media internasional, termasuk BBC dan The Guardian, menyebut pelaku memiliki riwayat kekerasan dan masalah kesehatan mental, serta pernah dirujuk ke program pencegahan radikalisasi pemerintah Inggris.

Insiden ini juga disebut terjadi setelah serangkaian serangan terhadap komunitas Yahudi di Inggris dalam beberapa bulan terakhir, termasuk aksi pembakaran dan vandalisme, yang meningkatkan kekhawatiran akan tren kekerasan bermotif kebencian.

Dalam perkembangan terbaru, Menteri Dalam Negeri Inggris Shabana Mahmood menyatakan bahwa peningkatan status ancaman terorisme dilakukan berdasarkan penilaian intelijen yang menunjukkan risiko serangan lebih lanjut. Status “severe” berarti serangan teror dianggap sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Pemerintah Inggris juga mengumumkan langkah tambahan untuk memperketat keamanan, termasuk peningkatan perlindungan terhadap fasilitas komunitas Yahudi seperti sinagoga dan sekolah, serta peninjauan terhadap agenda publik berskala besar.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif pasti pelaku, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan jaringan ekstremisme. Aparat keamanan menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan publik sekaligus mencegah potensi serangan lanjutan.

Status “Severe”, Apa Artinya bagi Keamanan Publik Inggris?

Kenaikan tingkat ancaman terorisme Inggris ke level “severe” memiliki implikasi langsung terhadap keamanan publik. Dalam sistem penilaian ancaman resmi pemerintah Inggris, level “severe” berarti serangan teror dinilai “sangat mungkin terjadi”. Skala ini berada satu tingkat di bawah “critical”, yang menunjukkan serangan dianggap segera terjadi.

sumber : Xinhua

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |