Tempat miqat di Bir Ali, Madinah.

Oleh: Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID, Suasana haru sekaligus khidmat menyelimuti keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) YIA 1. Setelah menjalani prosesi ibadah di Kota Madinah Al-Munawwarah, seluruh jemaah kini mulai bergerak menuju Makkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib sebagai rangkaian awal haji.
Ketua Kloter YIA 1 M Qomaruzzaman, mengonfirmasi bahwa seluruh jemaah dalam rombongannya berangkat dalam kondisi lengkap dan sehat.
"Alhamdulillah, jumlah jemaah kami tetap utuh, yakni 360 orang. Semuanya dalam kondisi fit dan siap melanjutkan perjalanan suci ini ke Baitullah," ujar Qomaruzzaman sebelum keberangkatan bus, Kamis (30/4/2026).
Selama berada di Madinah, jemaah kloter YIA 1 mengaku sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan program Arbain (shalat berjamaah 40 waktu tanpa putus di Masjid Nabawi) dengan lancar. Keberhasilan ini didukung oleh fasilitas akomodasi yang sangat memadai.
Jamaah menempati hotel yang berada di ring satu, sangat dekat dengan pelataran Masjid Nabawi. Jarak yang dekat memudahkan jemaah, terutama lansia, untuk bolak-balik ke masjid setiap waktu shalat.
Qamaruzzaman, mengaku bagi para jemaah, menetap di Madinah memberikan kesan spiritual yang sulit dilupakan. Kedekatan posisi hotel dengan makam Rasulullah SAW memberikan ketenangan batin tersendiri bagi mereka.
"Rasanya sangat tenang di sini. Bisa setiap saat menyapa dan merasa dekat dengan Rasulullah di Nabawi adalah anugerah terbesar bagi kami sebelum berjuang di Makkah nanti," ungkapnya.
Rombongan YIA 1 dijadwalkan akan mengambil miqat di Dzulhulaifah (Bir Ali) untuk melakukan niat ihram sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Makkah. Petugas kloter terus mengimbau jamaah untuk menjaga hidrasi dan stamina mengingat suhu udara yang cukup menantang.
.png)
4 hours ago
1
















































