Sumur Bor Baru Dibangun di Gampong Lambleut, Warga tak Lagi Kesulitan Air Bersih

12 hours ago 10

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH BESAR — Akses terhadap air bersih masih menjadi kebutuhan dasar yang penting bagi banyak wilayah, terutama untuk mendukung kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat. Penyediaan sarana air bersih juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan warga di tingkat desa.

Masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, kini mendapatkan fasilitas sumur air bersih yang diresmikan oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) bersama PT Sucofindo (Persero).

Direktur Utama Sucofindo Sandry Pasambuna mengatakan, peresmian itu merupakan tindak lanjut program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah dalam rangka memperingati HUT ke-70 Sucofindo.

“Pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen Sucofindo dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sandry dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurut Sandry, ketersediaan air bersih tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berpotensi mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan warga.

Komisaris Independen Sucofindo Mahatma Gandhi menilai akses air bersih memiliki dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis dan sejalan dengan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan,” kata Mahatma.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan untuk menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat Gampong Lambleut. Menurutnya, keberadaan sumur bor tersebut perlu dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Idris.

Ketua Umum Abpednas Indra Utama mengatakan pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar yang layak.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Indra.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Abpednas Reda Manthovani menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program sosial yang telah dibangun.

“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Reda.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |