SDN Rusak di Kebayoran Lama, Pramono Bakal Cari Skema Pembiayaan Alternatif untuk Perbaikan

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bakal segera melakukan perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Meski perbaikan sekolah itu belum dianggarkan dalam APBD 2026, Pemprov DKI akan mencarikan sumber pembiayaan alternatif. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku baru tahu mengetahui kondisi sekolah yang dibiarkan rusak selama dua tahun itu. Ia memastikan, perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta.

"Begitu saya tahu, kemarin kami langsung secara khusus mengadakan rapat tentang hal ini. Bahkan, besok Pak Wagub tadi menyampaikan kepada saya, akan mengumpulkan seluruh Dinas Pendidikan berkaitan dengan hal ini," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pramono menegaskan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan sekolah tersebut. Meski belum ada anggaran untuk perbaikan sekolah itu, pihaknya akan berupaya mencari sumber pembiayaan lain untuk perbaikan sekolah tersebut. Bukan hanya untuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09, melainkan juga sekolah rusak lainnya.

"Kalau memang belum ada dana dari APBD, maka dibuka ruang apakah itu dari KLB, dari CSR, atau dari mana pun, yang penting harus segera dibangun," kata dia.

Diketahui, sebagian rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dilaporkan roboh pada November 2024. Berdasarkan rekomendasi teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, kondisi bangunan dikategorikan rusak berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sejak 27 November 2024, gedung sekolah dikosongkan demi mengutamakan keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Area sekolah juga telah diamankan untuk mencegah potensi risiko bagi warga sekolah.

Mulai 28 November 2024, sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdampingan. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem dua shift agar seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

Rencananya, perbaikan sekolah itu direncanakan dilakukan pada tahun ini. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan 22 sekolah rusak. Namun, hal itu urung dilakukan lantaran adanya penyesuaian anggaran, sehingga hanya tujuh sekolah yang dilakukan perbaikan pada tahun ini.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |