Seluruh BUMN akan dilimpahkan dan dikelola oleh Holding Operasional, perusahaan induk di bawah naungan BPI Danantara.
Seluruh BUMN Bakal Dikelola Holding Operasional Danantara, Target Rampung Akhir Maret 2025. Foto: MNC Media.
IDXChannel - Pengalihan pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ditargetkan rampung pada akhir Maret 2025 atau sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) seluruh perseroan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, seluruh BUMN akan dilimpahkan dan dikelola oleh Holding Operasional, perusahaan induk di bawah naungan BPI Danantara.
"Seluruh BUMN, bukan hanya tujuh perusahaan, akan masuk ke dalam Holding Operasional di bawah Danantara. Proses ini diharapkan selesai pada akhir Maret. Dengan demikian, seluruh BUMN akan berada dalam satu entitas pengelolaan," ujar Dony dalam gelaran BNI Investor Daily Roundtable, dikutip Jumat (28/2/2025).
Seperti diketahui, terdapat dua perusahaan induk dalam struktur Danantara, yakni Holding Investasi dan Holding Operasional.
Dony menyebut, pemisahan holding ini dilakukan menimbang karakteristik yang berbeda, namun dalam satu komando BPI Danantara.
Pemisahan dilakukan untuk menghindari pencampuran risiko agar operasional BUMN dapat berjalan transparan dan efisien.
"Karakteristik risiko dari masing-masing aspek sangat berbeda. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami bahwa operasional BUMN tidak akan bercampur dengan investasi. Struktur ini telah didesain sejak awal untuk menghindari pencampuran risiko," kata dia.
Dalam holding operasional akan dilakukan berbagai proses, dimulai dari fundamental business review. Setiap perusahaan dalam BUMN akan dianalisis dari berbagai aspek, termasuk revenue stream, business model, ukuran pasar, serta proyeksi masa depan.