Pasukan Rusia berseragam lengkap berbaris rapi dalam perayaan hari kemenangan.
REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW — Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pasukannya telah meraih kemenangan strategis setelah menguasai Kota Konstantinovka di wilayah Donetsk, Ukraina timur. Menurut Putin, kota tersebut merupakan salah satu pusat transportasi dan industri terpenting di kawasan Donbas.
Klaim itu disampaikan Putin saat mengunjungi salah satu pos komando sementara kelompok pasukan gabungan Rusia pada Jumat. Ia mengatakan penguasaan Konstantinovka memiliki arti strategis yang besar bagi operasi militer Rusia di Ukraina.
"Seperti yang kita ketahui, kota ini adalah pusat transportasi utama dan pusat industri utama Donbas," kata Putin pada Jumat (3/6/2026).
Sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengumumkan bahwa pasukan Rusia telah sepenuhnya menguasai Konstantinovka.
"Berita utamanya adalah Konstantinovka telah sepenuhnya direbut," kata Peskov seperti dikutip kantor berita RIA Novosti.
Putin juga mengklaim pasukan Rusia telah menguasai 133 permukiman dan lebih dari 3.000 kilometer persegi wilayah di Donbas serta Novorossiya sejak awal 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Putin mengatakan pembentukan zona penyangga keamanan di sepanjang perbatasan Rusia dengan Ukraina berjalan sesuai rencana. Zona tersebut, menurutnya, mencakup wilayah Kharkiv, Sumy, dan Dnipropetrovsk.
Ia menyatakan perluasan zona penyangga dilakukan sebagai respons atas meningkatnya serangan Ukraina terhadap wilayah Rusia, terutama yang menyasar fasilitas sipil.
"Semakin banyak upaya musuh menyerang fasilitas sipil kami, semakin besar zona penyangga keamanan yang harus kami bangun di wilayah yang berbatasan," ujar Putin.
Menurut Putin, pembentukan zona penyangga bertujuan meningkatkan perlindungan bagi warga sipil dan infrastruktur di wilayah perbatasan Rusia.
.png)
2 weeks ago
35

















































