Proyek pemulihan irigasi sementara di bendungan Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (30/5/2026). Pemkot Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar untuk pemulihan produktivitas masyarakat melalui pembangunan kembali infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan irigasi yang terdampak bencana dengan pengerjaan fisik permanen ditargetkan mulai dilaksanakan pada pertengahan Juli 2026. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Penampakan proyek pemulihan irigasi sementara di bendungan Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (30/5/2026). Pemkot Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar untuk pemulihan produktivitas masyarakat melalui pembangunan kembali infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan irigasi yang terdampak bencana dengan pengerjaan fisik permanen ditargetkan mulai dilaksanakan pada pertengahan Juli 2026. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Foto udara proyek pemulihan irigasi sementara di bendungan Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (30/5/2026). Pemkot Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar untuk pemulihan produktivitas masyarakat melalui pembangunan kembali infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan irigasi yang terdampak bencana dengan pengerjaan fisik permanen ditargetkan mulai dilaksanakan pada pertengahan Juli 2026. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Penampakan proyek pemulihan irigasi sementara di bendungan Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (30/5/2026).
Pemkot Padang mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar untuk pemulihan produktivitas masyarakat melalui pembangunan kembali infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan irigasi yang terdampak bencana dengan pengerjaan fisik permanen ditargetkan mulai dilaksanakan pada pertengahan Juli 2026.
sumber : Antara Foto
.png)
58 minutes ago
1

















































