Lontar Jumrah dan Kecanggihan Teknologi di Balik Situs Jamarat

16 hours ago 4

Jamaah haji melempar jumrah aqobah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026). Lempar jumrah aqobah pada 10 Zulhijah merupakan salah satu wajib haji yang dilakukan sebagai simbol pengusiran setan yang pernah dilakukan Nabi Ibrahim AS.

REPUBLIKA.CO.ID,MINA — Jamaah haji dari seluruh dunia mulai melontar jumrah pada hari tasyrik yang berlangsung pada 11-13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Jamarat menjadi situs melontar jumrah yang merupakan salah satu proyek pembangunan paling signifikan di situs suci Arab Saudi. Kompleks ini merepresentasikan lompatan besar dalam manajemen kerumunan yang dibangun dengan standar teknik dan operasional internasional tertinggi.

Dengan kapasitas yang melebihi 300 ribu orang jamaah haji per jam, fasilitas ini memungkinkan pergerakan massa yang aman dan lancar selama ritual melontar jumrah, terutama pada puncak hari Tasyrik.

Setiap tahunnya, gelombang besar jamaah haji menyatu di area Jamarat di Mina untuk melaksanakan ritual tersebut dalam suasana spiritual mendalam, yang mencerminkan ketaatan dan kepatuhan terhadap ajaran Nabi Muhammad SAW.

Jamarat telah mengalami transformasi yang luar biasa dari tahun ke tahun. Sebelumnya, tempat melontar jumrah hanya berupa pilar-pilar batu kecil yang dikelilingi ruang sempit dan jalur yang terbatas. Hal tersebut kerap memicu kepadatan yang parah seiring dengan melonjaknya jumlah jamaah haji.

Kini, lokasi tersebut telah menjelma menjadi kompleks yang sepenuhnya terintegrasi. Bangunan ini membentang sepanjang 950 meter dan lebar 80 meter dengan struktur lima lantai. Fasilitas mutakhir ini dilengkapi dengan 386 tangga berjalan (eskalator) yang tersebar di sebelas gedung eskalator, jembatan multi-arah, jalur masuk dan keluar khusus, pintu darurat, serta sistem pendingin udara dan pemantauan tingkat lanjut.

Kompleks ini beroperasi melalui sistem manajemen canggih yang didukung oleh tim lapangan khusus. Mereka bekerja sepanjang waktu demi memastikan keselamatan serta menyediakan layanan medis dan panduan, berkoordinasi dengan lembaga keamanan dan pelayanan. Layar panduan multibahasa dan kamera pengawas modern turut dipasang untuk mengoptimalkan arus kerumunan serta keselamatan jamaah.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |