Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang didampingi Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (tengah) dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono (kanan) saat memberikan keterangan pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengaku, belum bisa masuk kantor. Hal itu lantaran ruangan tempat kerjanya masih disegel penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).
Mantan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu mengaku, belum bisa bicara banyak mengenai langkah konkret yang akan dilakukan di lembaga barunya tersebut. Pasalnya, ia baru aktif menjabat sebagai pimpinan BGN pada Kamis (4/6/2026).
"Mungkin saya mohon maaf saya belum bisa menjawab terlalu jauh, karena, Bu Nanik kan sudah lebih dahulu di sini ya, kalau saya ini benar-benar baru hari pertama juga, baru," kata Agustina saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Pada hari pertamanya bekerja sebagai pimpinan di BGN, ia belum bisa maksimal lantaran tak mempunyai kantor tersendiri. "Saya juga belum dapat ruangan, Mas, jadi karena ruangannya masih disegel," ucap Agustina.
Meski begitu, ia mengaku bakal terus memberikan informasi terkait perbaikan tata kelola di BGN. Apalagi, pihaknya telah mendapatkan banyak rekomendasi soal tata kelola, termasuk dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ada dari KPK, mungkin ada beberapa pihak juga yang sudah memberikan rekomendasi. Hal-hal yang baik dan sesuai pasti nanti akan kita laksanakan. Jadi yang jelas tugas saya adalah nanti tata kelola yang akan dibangun harus disistemkan gitu, supaya tidak tergantung pada orang toh, tapi harus disistemkan. Mulai dari data, tata kelola data, sistem informasinya juga, kemudian tata kelola yang lainnya," ujar Agustina.
Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN pada Selasa (2/6/2026) malam WIB. Tak hanya itu, Letjen (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya juga dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Kepala BGN.
Sebagai gantinya, Prabowo mempromosikan Nanik Sudaryati Deyang dari Wakil Kepala BGN menjadi Kepala BGN. Selain itu, RI 1 juga menunjuk Agustina dan Mayjen TNITrenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Usai perombakan pimpinan itu, penyidik Kejagung melakukan penggeledahan di Kantor BGN sejak Rabu dini hari WIB. Sore harinya, tiga eks pimpinan BGN ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam pelaksanaan program MBG.
.png)
19 hours ago
4
















































