Harmoni dalam Keberagaman, Parade Cap Go Meh SCBD di Tengah Keberkahan Ramadan

7 hours ago 4

Perayaan Lunar New Year & Cap Go Meh 2026: Ride to Luck di kawasan SCBD Park dan SCBD Weekland, Jakarta, Ahad (1/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) kembali menegaskan posisinya sebagai pusat pertemuan budaya dan gaya hidup modern dengan menggelar puncak perayaan Lunar New Year 2026 bertajuk “Ride To Luck” – Cap Go Meh Festival. Hal ini disampaikan Direktur PT Creative Event Entertainment (CEE) Ananta Pribadi dalam penutupan Ride To Luck” – Cap Go Meh Festival di kawasan SCBD, Jakarta, Ahad (1/3/2026).

"Perayaan tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bertepatan dengan suasana khidmat bulan suci Ramadan," ujar Ananta.

Ananta menyampaikan Cap Go Meh merupakan perayaan hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian Tahun Baru Imlek dalam tradisi Tionghoa. Secara historis, ucap dia, Cap Go Meh melambangkan puncak sukacita, ungkapan syukur, doa keselamatan, serta harapan akan keberuntungan di tahun yang baru.

Di Indonesia, sambung dia, perayaan ini berkembang menjadi simbol akulturasi budaya, di mana tradisi Tionghoa berpadu harmonis dengan budaya lokal seperti budaya Betawi, Melayu, dan Nusantara lainnya. Ananta mengatakan kehadirannya menjadi cerminan nyata bagaimana keberagaman budaya dapat tumbuh berdampingan dan memperkaya identitas bangsa.

"Mengusung tema “Ride To Luck”, SCBD menghadirkan semangat optimisme dan gerak maju menuju keberuntungan," ucapnya.

Di tengah dinamika global dan tantangan ekonomi, lanjut dia, SCBD mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus melaju dengan percaya diri serta semangat kebersamaan menuju masa depan yang lebih baik. Ananta menyampaikan perayaan tahun ini menjadi momen langka yang sarat makna.

Pertemuan antara tradisi Cap Go Meh sebagai simbol harapan baru dengan keberkahan bulan Ramadan menciptakan atmosfer harmoni yang dinamis di jantung kota Jakarta sebagai kota global.

“Kami percaya keberuntungan sejati lahir dari kedamaian dalam keberagaman. Perayaan ‘Ride To Luck’ bukan sekadar selebrasi visual, melainkan wujud nyata toleransi, di mana semangat Imlek dan Cap Go Meh berjalan beriringan dengan keberkahan Ramadan,” lanjut Ananta.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |