REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengusutan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal mengungkap nama-nama besar yang terlibat. Sony Sonjaya, salah satu tersangka yang sudah ditetapkan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) disebut akan mengungkap banyak nama-nama dari kalangan elite di lingkungan eksekutif maupun legislatif turut makan uang haram dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.
Pengacara Sony, Krisna Murti mengatakan, kliennya bakal membongkar siapa-siapa yang turut terlibat dalam skandal korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) itu. Krisna menerangkan, pengungkapan oleh Sony itu sebagai itikad baik darinya untuk membantu penyidik dalam pengusutan kasus itu.
“Jadi betul memang Pak Sony itu mengajukan diri kepada penyidik sebagai justice collaborator (JC),” ujar Krisna saat dihubungi Republika dari Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Kata Krisna, peran sebagai justice collaborator merupakan hak dari Sony yang sudah berstatus tersangka. Status tersebut, kata Krisna, menuntut kewajiban bagi kliennya untuk jujur dalam membantu penegak hukum mengusut tuntas kasus yang menjeratnya.
Kata Krisna, pengajuan JC itu disampaikan langsung oleh Sony kepadanya dan penyidik sesaat sebelum diborgol jadi tersangka di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Krisna menceritakan setelah dijadikan tersangka dan akan dibawa ke sel tahanan, Sony memanggilnya sebentar untuk menyampaikan sesuatu.
“Pak Sony menyampaikan ke saya langsung untuk mengambil peran sebagai JC. Kata beliau kepada saya, ‘saya nggak mau dijadikan korban sendirian dalam masalah ini’,” kata Krisna.
Sony kepada Krisna mengungkapkan banyak nama yang turut terlibat dalam penjualan titik-titik mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pun banyak nama-nama yang menerima setoran-setoran dari pemberian atensi oleh BGN dalam pembangunan dapur-dapur mitra progam MBG tersebut.
“Pak Sony menyampaikan dirinya yang memberikan titik-titik SPPG itu kepada pihak-pihak lain karena berdasarkan adanya atensi dari atasan-atasan. Dan Pak Sony nggak dikorbankan sendirian, karena itu beliau mengajukan JC dan akan mengungkapkan nama-nama petinggi-petinggi lainnya,” ujar Krisna.
Krisna belum bersedia membeberkan nama-nama elite yang disimpan oleh Sony dalam perkara korupsi MBG tersebut. Tetapi, kata Krisna, Sony mengatakan akan membeberkan nama-nama itu dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lanjutan.
“Beliau menyampaikan ada banyak tokoh-tokoh besar yang terlibat. Dan beliau menyampaikan nama-nama dari kalangan eksekutif, maupun legislatif yang masyarakat juga sudah sangat mengetahui. Nama-nama itu bukan orang asing. Jadi intinya, Pak Sony sebagai JC akan sangat kooperatif kepada penyidik untuk mengungkap semuanya, karena Pak Sony merasa dirinya nggak mau dikorbankan sendirian,” ujar Krisna.
Pengajuan JC itu, kata Krisna sementara ini memang baru sebatas verbal. Akan tetapi, kata Krisna, pada Senin (8/6/2026) mendatang, Sony akan menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka di Gedung Bundar, Jampidsus, Kejagung. Pada pemeriksaan tersebut Sony, kata Krisna bakal resmi mengajukan surat permohonan sebagai JC.
“Tokoh-tokoh besar yang terlibat itu, bismillah akan disampaikan Pak Sony langsung dalam BAP. Dan kita akan menyiapkan surat resmi permohonan Pak Sony sebagai JC kepada penyidik Senin nanti,” terang Sony. Kata Krisna, kliennya memegang komitmen untuk membongkar semua yang terlibat dalam korupsi MBG itu.
sumber : Antara
.png)
8 hours ago
5
















































