Enam Jurus Avian Brands Dongkrak Pendapatan Hingga Rp 8,1 Triliun di 2025

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produsen cat PT Avia Avian Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025 di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp 8,1 triliun atau tumbuh 8,7 persen secara tahunan, dengan laba bersih mencapai Rp 1,7 triliun.

Head of Investor Relations Avian Brands Andreas Timothy menjelaskan, pertumbuhan tersebut tidak terjadi secara kebetulan, melainkan didorong oleh sejumlah strategi yang dijalankan secara disiplin oleh perusahaan.

Menurut dia, Avian setidaknya menjalankan enam langkah utama untuk menjaga pertumbuhan penjualan di tengah kondisi pasar yang tidak mudah.

“Secara garis besar ada enam strategi yang kita jalankan untuk mendorong pertumbuhan penjualan,” ujar Andreas.

Ia menjelaskan, langkah pertama adalah memperluas jaringan distribusi. Sepanjang 2025, perusahaan menambah lima pusat distribusi baru untuk memperkuat ketersediaan produk di berbagai daerah.

Langkah kedua adalah memperkuat sistem teknologi informasi perusahaan, khususnya untuk memonitor kinerja tenaga penjualan yang jumlahnya mencapai sekitar 2.000 orang.

Andreas mengatakan, sejak beberapa tahun belakangn perusahaan telah mengembangkan sistem digital berbasis tablet yang digunakan oleh setiap tenaga penjualan untuk memantau target penjualan dan aktivitas harian.

“Setiap sales punya tablet yang berisi KPI dan to-do list mereka. Semua aktivitas penjualan, termasuk produk apa yang harus ditawarkan dan toko mana yang harus dikunjungi, sudah tercatat di sistem,” katanya.

Pada 2025, Avian menambahkan fitur baru berupa sales force automation yang memungkinkan perusahaan memantau performa setiap tenaga penjualan secara lebih rinci setiap bulan.

“Dengan sistem ini kita bisa melihat rapor setiap sales. Jadi target penjualan tidak hanya ditentukan secara makro, tapi juga di-breakdown sampai aktivitas detail yang harus dilakukan,” ujar Andreas.

Strategi berikutnya adalah peningkatan kapasitas produksi, termasuk pembangunan fasilitas baru untuk memperkuat segmen cat dinding. Dari sisi distribusi, sepanjang tahun 2025 lalu, Avian menambah lima pusat distribusi milik sendiri, sehingga total pusat distribusi yang dimiliki sendiri mencapai 129 titik, didukung oleh 15 pusat distribusi mini serta 38 pusat distribusi pihak ketiga.

Avian juga memperluas penggunaan mesin tinting di toko bahan bangunan untuk memungkinkan pencampuran warna cat secara langsung di lokasi penjualan.

Selain itu, perusahaan menjalankan program loyalitas bagi pemilik toko bahan bangunan serta tukang cat, yang dinilai memiliki pengaruh besar dalam menentukan merek cat yang digunakan konsumen.

“Di Indonesia, keputusan memilih merek cat sering kali bukan oleh pemilik rumah, tapi oleh tukang cat dan pemilik toko bangunan. Karena itu kita membuat program loyalitas untuk mereka,” kata Andreas.

Ia juga menambahkan selain enam langkah di atas, Avian Brands terus memperkuat inovasi produk dengan meluncurkan 12 produk baru di segmen solusi arsitektur. Lima produk di antaranya telah tersertifikasi Green Label Singapore, menegaskan komitmen Perseroan terhadap aspek keberlanjutan. Portofolio produk ramah lingkungan ini terus diperluas dan memberikan kontribusi penjualan yang semakin meningkat.

Dengan kombinasi strategi tersebut, Avian mampu menjaga pertumbuhan penjualan sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar industri cat dekoratif di Indonesia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |