Transformasi Digital TASPEN, SIMGAJI Permudah Pengelolaan Gaji ASN dan non ASN Nasional

1 hour ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT TASPEN (Persero) menunjukkan langkah progresif dalam transformasi digital layanan publik dengan memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI). Sistem ini hadir sebagai solusi terpadu untuk pengelolaan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari provinsi hingga kabupaten dan kota.

Melalui SIMGAJI yang telah diluncurkan sejak tahun 2012, proses penggajian kini beralih ke sistem digital yang terintegrasi secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan data pegawai, perhitungan gaji otomatis, hingga penyajian laporan yang dapat dipantau secara real-time.

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan akurasi data, tetapi juga mempercepat proses administrasi sekaligus menekan potensi kesalahan dalam perhitungan gaji. Dengan demikian, standar pengelolaan gaji menjadi lebih seragam dan andal di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary PT TASPEN (Persero), Henra mengatakan peluncuran SIMGAJI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan digital yang adaptif dan terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pemerintah daerah sekaligus memberikan kepastian dan kemudahan bagi para peserta.

"Melalui SIMGAJI, kami berharap mampu mendorong transparansi serta efisiensi dalam pengelolaan data penggajian ASN di Indonesia,” ucap Henra.

Hingga Maret 2026, implementasi SIMGAJI telah menjangkau 527 dari total 546 pemerintah daerah di Indonesia atau sekitar 96,52 persen. Integrasi tersebut mencakup data 3.876.463 ASN dan pejabat negara, mencerminkan tingkat adopsi yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

Fitur SIMGAJI

SIMGAJI menghadirkan berbagai fitur unggulan, mulai dari pengelolaan data pegawai dan komponen gaji, perhitungan otomatis, penyusunan laporan penggajian, hingga pemantauan data secara real-time. Sistem ini juga telah terintegrasi dengan berbagai platform kementerian dan lembaga, seperti Treasury Billing System Kementerian Keuangan dan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri, serta terhubung dengan sistem perbankan untuk memastikan penyaluran gaji berjalan tepat waktu dan akurat.

Manfaat yang dihadirkan SIMGAJI dirasakan langsung oleh pemerintah daerah maupun ASN. Bagi pemerintah daerah, sistem ini mempermudah proses pelaporan, pengajuan klaim maupun nonklaim, serta pengelolaan belanja pegawai secara lebih efisien dan akurat.

Sementara bagi ASN, SIMGAJI memberikan jaminan transparansi serta ketepatan data gaji yang diterima setiap bulan. Dalam aspek keamanan, SIMGAJI mengedepankan perlindungan data melalui sistem berlapis dengan sentralisasi database berbasis private cloud. Pendekatan ini mencakup pengamanan pada tingkat perangkat, aplikasi, hingga database, sehingga data penggajian tetap terlindungi secara optimal.

Ke depan, TASPEN menargetkan SIMGAJI menjadi platform nasional standar dalam pengelolaan gaji ASN di seluruh Indonesia. Upaya ini akan didukung melalui penguatan integrasi sistem, penerapan layanan berbasis paperless, serta pengembangan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna.

Bagi TASPEN, pemanfaatan SIMGAJI juga memberikan nilai tambah dalam memperoleh data penggajian ASN yang lebih akurat dan terstandar, mempermudah integrasi dengan sistem internal, serta mendukung peningkatan kualitas layanan kepada peserta secara lebih cepat, tepat, dan efisien.

Melalui inovasi seperti SIMGAJI, TASPEN tidak hanya menghadirkan efisiensi, tetapi juga memperkuat transparansi dan akses layanan bagi ASN di seluruh Indonesia, sekaligus menegaskan perannya sebagai BUMN asuransi sosial yang profesional, terpercaya, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |