Pelatih St Kitts and Nevis sesali dua gol pertama Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pelatih St. Kitts and Nevis, Marcelo Augusto Silva Serrano, menyebut dua gol awal dari kesalahan serupa sebagai titik balik dalam kekalahan 0-4 dari Indonesia pada pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Marcelo mengungkapkan bahwa timnya memulai pertandingan dengan baik, terutama dalam 15 hingga 20 menit pertama di mana organisasi permainan berjalan sesuai rencana. “Kami cukup terorganisir di awal pertandingan dan bahkan memiliki peluang pertama. Jika kami bisa mencetak gol lebih dulu, pertandingan mungkin akan berjalan berbeda,” ujar Marcelo dalam jumpa pers usai laga.
Meskipun demikian, dua gol pertama Indonesia tercipta akibat kesalahan identik di lini belakang yang mengganggu struktur pertahanan timnya. “Dua gol itu datang dari kesalahan yang identik. Lini belakang kami sedikit kehilangan organisasi dan mereka mampu memanfaatkan ruang dengan sangat baik,” katanya.
Gol pembuka dicetak oleh Beckham Putra pada menit ke-15, diikuti gol keduanya pada menit ke-25. Ole Romeny menambah keunggulan Indonesia pada menit ke-52, sementara Mauro Ziljstra melengkapi kemenangan tuan rumah dengan gol pada menit ke-74.
Kondisi semakin diperburuk dengan keterbatasan komposisi pemain yang dibawa ke turnamen. Asisten pelatih Vitor Tinoco menjelaskan bahwa tim tidak diperkuat sejumlah pemain inti, terutama di sektor pertahanan. “Kami tidak bisa membawa beberapa pemain utama, terutama di lini belakang. Kami bermain dengan tiga bek yang bukan bek tengah asli, jadi tentu ada kesalahan,” ujar Vitor, yang juga merupakan anggota tim kepelatihan Persik Kediri itu.
Selain itu, Marcello menambahkan bahwa timnya masih dalam tahap awal pembentukan karena baru pertama kali berkumpul dengan staf pelatih secara langsung. Meski demikian, ia memastikan kondisi mental tim tetap terjaga. “Saya tidak melihat masalah dari sisi mental. Para pemain tetap menegakkan kepala mereka. Kami tidak bisa menghukum seluruh tim hanya karena dua kesalahan individu,” tegasnya.
Marcelo menekankan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi dan timnya bertekad bangkit pada pertandingan berikutnya melawan Kepulauan Solomon pada Senin (30/3).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
3 hours ago
2

















































