Dokter Imbau Orang Tua Lengkapi Vaksin Campak Anak Jelang Lebaran

5 hours ago 2

Dokter menyiapkan vaksin campak sebelum di suntikan kepada seorang anak di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bekerja sama dengan Rumah Vaksinasi Pusat menyelenggarakan vaksinasi massal campak gratis bagi anak usia 9 hingga 59 bulan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan anak Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, kasus campak pada anak menunjukkan peningkatan yang perlu menjadi perhatian bersama, terlebih menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri yang biasanya diiringi dengan tingginya mobilitas masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orang tua untuk segera melengkapi imunisasi campak (MR) pada anak yang masih sehat sebagai langkah perlindungan optimal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang Hari Raya Lebaran, masyarakat biasanya melakukan perjalanan mudik dan bertemu banyak orang. Kondisi tersebut meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit menular, salah satunya campak yang saat ini tengah mewabah.

Direktur Rumah Vaksinasi Pusat, dokter Elsa Hufaidah, mengatakan campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Dalam satu kasus, seorang pasien campak dapat menularkan penyakit tersebut kepada sekitar sebelas orang lainnya. Karenanya penting bagi anak untuk melengkapi vaksin campak sebagai upaya perlindungan.

"Orang tua harus memastikan anak-anak mereka terutama yang balita untuk mendapatkan vaksin campak secara lengkap sebelum melakukan perjalanan mudik. Karena mobilitas masyarakat yang tinggi saat Lebaran, potensi penularan pun semakin besar," kata dr Elsa saat diwawancara di Jakarta Timur, Kamis (12/2/2026).

Menurut dr Elsa, masih banyak orang tua yang menganggap vaksin campak tidak terlalu penting. Padahal vaksin ini sangat krusial untuk melindungi anak dari komplikasi serius seperti radang paru, diare berat yang memicu dehidrasi, infeksi telinga yang berisiko gangguan pendengaran, hingga radang otak.

"Campak ini vaksinnya sangat penting, karena campak bisa mengalami komplikasi yang serius. Campak berat bisa menyebabkan radang paru atau pneumonia, kemudian radang otak atau ensefalitis, serta diare yang terus-menerus," kata dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |