Pekerja menyelesaikan pembuatan tempe di Kampung Tempe, Kelurahan Sunter Jaya RT/RW 12/03, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (14/4/2025). Isu mengenai bahaya konsumsi tempe bagi pria kembali jadi bahan perbincangan masyarakat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Isu mengenai bahaya konsumsi tempe bagi pria kembali jadi bahan perbincangan masyarakat. Kekhawatiran ini muncul akibat kandungan fitoestrogen pada kedelai yang dianggap dapat mengganggu keseimbangan hormon pria.
Pakar gizi masyarakat dari IPB University, Prof Ahmad Suldeman, mengatakan senyawa dalam tempe memiliki struktur kimia yang mirip hormon estrogen, tetapi tidak memiliki fungsi yang sama di dalam tubuh manusia. "Sebetulnya itu senyawa yang rumus kimianya mirip estrogen, tetapi tidak sama. Senyawa isoflavon seperti daidzein dan genistein strukturnya memang mirip, tetapi tidak otomatis memiliki fungsi seperti estrogen," kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, kesalahpahaman sering muncul karena masyarakat hanya melihat kemiripan nama atau struktur senyawa tanpa memahami mekanisme biologisnya. la menegaskan bahwa fitoestrogen dari tumbuhan tidak bekerja seperti hormon estrogen pada manusia.
Prof Ahmad menjelaskan kadar fitoestrogen dalam tempe bahkan lebih rendah dibandingkan produk olahan kedelai lain seperti susu kedelai atau suplemen berbasis kedelai. Proses fermentasi pada tempe membantu memecah senyawa kompleks menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna tubuh.
Selain itu, tempe mengandung protein tinggi, vitamin B12 hasil fermentasi, zat besi, serta serat yang berperan penting bagi kesehatan pencernaan dan metabolisme tubuh. "Tidak ada batasan khusus karena ini bukan food additive. Konsumsinya mengikuti angka kecukupan gizi saja, sesuai kebutuhan protein masing-masing," kata dia.
la mengatakan tempe menjadi pilihan pangan yang sangat baik bagi vegetarian dan vegan karena mengandung vitamin B12 yang umumnya hanya ditemukan pada pangan hewani. Prof Ahmad menegaskan tempe tidak berbahaya bagi pria. Justru, kandungan gizinya menjadikan tempe sebagai pangan sehat yang dapat dikonsumsi semua kalangan selama diolah dengan cara yang tepat dan dikonsumsi dalam jumlah wajar.
"Tempe tidak berbahaya bagi pria. Justru dengan kandungan protein dan gizinya yang lengkap, tempe merupakan pilihan pangan sehat yang dapat dikonsumsi semua kalangan," kata dia.
.png)
2 hours ago
1
















































