Bea Cukai Tanjung Priok Kenalkan Proses Ekspor-Impor dan Pengawasan Kepabeanan kepada Mahasiswa

15 hours ago 7

Mahasiswa diajak mengunjungi kawasan pelabuhan melihat aktivitas kepabeanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bea Cukai Tanjung Priok terus memperkuat literasi kepabeanan dan cukai di kalangan akademisi melalui kegiatan edukasi dan kunjungan lapangan bagi mahasiswa. Kunjungan ini bertujuan mempelajari langsung proses bisnis kepabeanan dan cukai di kawasan pelabuhan.

Bea Cukai Tanjung Priok menerima kunjungan mahasiswa dari dua universitas sepanjang Mei 2026. Kunjungan dilaksanakan oleh mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta pada Selasa (5/5/2026) dan mahasiswa dari Program Studi Perdagangan Internasional Universitas Widyatama Bandung pada Selasa (12/5/2026).

Kedua kegiatan tersebut diikuti sekitar 165 mahasiswa beserta dosen pendamping. Kunjungan mahasiswa UPN “Veteran” Jakarta diikuti sekitar 100 peserta, sedangkan kunjungan Universitas Widyatama diikuti sekitar 65 mahasiswa.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pemaparan materi di Aula Sinergi KPU Bea Cukai Tanjung Priok dan kunjungan lapangan ke Terminal Peti Kemas New Priok Container Terminal (NPCT 1).

Dalam sesi pemaparan materi, peserta memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, peran Bea Cukai sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator, dan industrial assistance, serta gambaran umum proses kepabeanan dan prosedur ekspor-impor di pelabuhan.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman terkait pengawasan kepabeanan, ketentuan larangan dan pembatasan (lartas), serta berbagai kebijakan yang mendukung kelancaran arus logistik nasional.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Niko Budi Dharma menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam membuka ruang pembelajaran bagi kalangan akademisi.

Melalui kegiatan kunjungan lapangan ini, jelas Niko, Bea Cukai Tanjung Priok membuka ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami peran Bea Cukai dalam mengawasi lalu lintas barang keluar dan masuk Indonesia.

‘’Kami juga berharap mahasiswa dapat memahami proses rantai logistik, peran Bea Cukai sebagai trade facilitator, serta pentingnya penyebaran informasi yang benar terkait kepabeanan dan cukai kepada masyarakat,” ujar Niko dalam keterangan Jumat (5/6/2026).

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama, Muhammad Bayu Aji Sumantri, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Tanjung Priok atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja kepabeanan.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena memungkinkan mereka melihat secara langsung implementasi teori yang dipelajari di bangku kuliah dalam praktik pelayanan dan pengawasan ekspor-impor di pelabuhan.

Selain menerima materi di kelas, mahasiswa diajak mengunjungi kawasan pelabuhan untuk melihat langsung aktivitas kepabeanan dan proses pelayanan di terminal peti kemas.

Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai mekanisme pengawasan barang, termasuk penggunaan alat pemindai peti kemas sebagai bagian dari upaya pengawasan modern yang diterapkan Bea Cukai.

Melalui kegiatan kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai kepabeanan dan cukai, juga mendapatkan gambaran nyata mengenai peran strategis Bea Cukai dalam mendukung perdagangan internasional, menjaga kelancaran arus barang, melindungi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Bea Cukai Tanjung Priok berkomitmen terus membuka ruang edukasi dan kolaborasi dengan kalangan akademisi sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi kepabeanan dan cukai serta membangun pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai di tengah masyarakat.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |