REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, terus menunjukkan komitmennya menghadirkan inovasi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, tim dosen UNM menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Satu Klik Gizi bagi kader PKK dan Posyandu di Posyandu Gurame RW 011, Kelurahan Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini bagian dari upaya mendukung transformasi digital di sektor kesehatan. Khususnya dalam memperkuat deteksi dini risiko wasting atau gizi kurang pada balita melalui pemanfaatan teknologi yang mudah digunakan kader posyandu.
Program tersebut inisiatif Prodi Sistem Informasi UNM yang mengembangkan inovasi digital untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat berbasis data.
Dalam implementasinya, Prodi Sistem Informasi berkolaborasi dengan Prodi Informatika UNM untuk mengintegrasikan kompetensi di bidang sistem informasi, rekayasa perangkat lunak, dan teknologi informasi.
Pelaksanaan program dipimpin Dr Sukmawati Anggraeni Putri, dosen Prodi Sistem Informasi selaku Ketua Pelaksana Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026.
Ia didampingi dua dosen Prodi Studi Informatika, Duwi Cahya Putri Buani dan Syaifur Rahmatulloh serta melibatkan dua mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Dimas Ikhsan Ali dan Rifqy Tsanaya, yang berperan aktif dalam edukasi, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan peserta, hingga dokumentasi kegiatan.
Dalam pelatihan, kader PKK dan posyandu mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya deteksi dini masalah gizi balita, praktik penggunaan Aplikasi Satu Klik Gizi, simulasi pengukuran antropometri, hingga pencatatan status gizi balita secara digital.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dr Sukmawati Anggraeni Putri, mengatakan, kolaborasi lintas disiplin menjadi faktor penting dalam menghasilkan inovasi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut memungkinkan menghadirkan inovasi yang tidak hanya kuat dari sisi teknologi, juga mudah diimplementasikan oleh pengguna.
‘’Harapannya, Aplikasi Satu Klik Gizi menjadi solusi berkelanjutan dalam mendukung pelayanan Posyandu yang lebih modern, efektif, dan berbasis data,” jelasnya dalam keterangan yang dikutip Sabtu (18/7/2026).
Sepanjang kegiatan, para kader menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi, mencoba berbagai fitur aplikasi, serta melakukan simulasi pencatatan dan analisis status gizi balita.
Aplikasi yang dirancang dengan antarmuka sederhana ini memudahkan peserta, termasuk yang memiliki tingkat literasi digital beragam, untuk mengoperasikannya secara mandiri.
Berdasarkan hasil evaluasi, katanya, pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pendukung deteksi dini risiko wasting.
Digitalisasi pencatatan data balita diharapkan mampu meningkatkan akurasi, efisiensi, dan kecepatan pelayanan posyandu.
Melalui kegiatan ini, UNM kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Sinergi antara Prodi Sistem Informasi dan Prodi Informatika wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, diharapkan terus melahirkan berbagai solusi digital yang mendukung peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di bidang kesehatan,” ungkapnya.
.png)
4 hours ago
2

















































