Pemkab Sukabumi Luncurkan Parkir 'Someah' di Wisata Pantai Selatan

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat, resmi menerapkan program parkir Sopan, Aman, Endah dan Berkah atau 'Someah' di kawasan wisata pantai selatan. Program ini diluncurkan untuk menata sistem perparkiran yang lebih tertib dan transparan, menjawab keluhan wisatawan yang selama ini kerap muncul.

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, menyatakan bahwa pengalaman wisatawan tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kualitas pelayanan sejak awal kedatangan. Oleh karena itu, pembenahan pengelolaan parkir menjadi prioritas utama.

"Program Someah ini untuk membenahi salah satu persoalan yang selama ini kerap dikeluhkan wisatawan di kawasan pantai selatan, yakni pengelolaan parkir. Pemda berupaya menata sistem parkir agar lebih tertib dan transparan," kata H Andreas di Sukabumi, Minggu.

Tahap Awal di 13 Destinasi Wisata

Pada tahap pertama, program Someah diterapkan di 13 destinasi wisata yang ditetapkan sebagai proyek percontohan. Ke-13 lokasi ini dipilih dari total 58 titik wisata yang ada di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.

Ke depannya, program dan sistem parkir yang mengadopsi kearifan lokal ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh kawasan wisata di Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diharapkan menjadi standar baru pelayanan parkir di destinasi wisata.

Aturan Ketat dan Anti Pungli

Melalui program ini, seluruh pengelola parkir diwajibkan mematuhi Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Aturan ini mewajibkan setiap petugas memiliki izin resmi, mengenakan atribut lengkap, serta memberikan karcis parkir kepada pengunjung.

"Setiap petugas harus memiliki izin resmi, mengenakan atribut, memberikan karcis parkir, menerapkan tarif sesuai aturan, serta menjamin keamanan kendaraan pengunjung," tegas H Andreas.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menambahkan bahwa pembenahan parkir merupakan langkah strategis untuk meningkatkan citra pariwisata daerah. Program ini juga secara spesifik menargetkan penghapusan praktik pungutan liar (pungli) yang masih ditemukan di sejumlah objek wisata.

"Ke-13 lokasi yang dipilih sebagai proyek percontohan akan menjadi acuan sebelum sistem serupa diterapkan di tempat lainnya," ujar Ali.

Dorong Pendapatan Asli Daerah

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi, Herdy Soemantri, menilai program parkir Someah tidak hanya berorientasi pada peningkatan pelayanan. Sistem yang lebih tertib ini juga diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan retribusi yang lebih optimal.

"Kami berharap pendapatan daerah meningkat, bukan hanya dari retribusi parkir, tetapi juga dari aktivitas ekonomi masyarakat seperti usaha kuliner dan sektor pendukung pariwisata," kata Herdy.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |