Sektor Pangan, Energi, dan UMKM Dinilai Jadi Penyangga Ekonomi Nasional

4 hours ago 2

Perajin alat musik tradisional memainkan kecapi saat Festival Sentra Industri dan Festival All About Tahu dan Jajanan Kota Bandung yang dikuti 38 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Cihampelas Walk (Ciwalk), Senin (6/7/2026). Berbagai sentra industri unggulan turut berpartisipasi seperti sentra rajut Binongjati, sentra sepatu Cibaduyut, sentra kaligrafi Cicaheum, sentra lukisan Siliwangi, hingga sentra alat musik tradisional Binong. Festival ini merupakan upaya Pemerintah mempromosikan dan menguatkan daya saing produk unggulan daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketahanan pangan, pengembangan energi nasional, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Berbagai program strategis pemerintah juga dipandang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yuri Kemal Fadlullah mengatakan, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk menghadapi tantangan ekonomi global melalui pembangunan sektor pangan, energi, dan penguatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan Yuri dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Bimbingan Teknis Anggota DPRD se-Indonesia, dan Milad Ke-28 PBB di Jakarta, Kamis (17/7/2026).

“Menghadapi tantangan ekonomi global, Indonesia memiliki modal kuat melalui pembangunan ketahanan pangan, pengembangan energi nasional, serta berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai memberi manfaat bagi jutaan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujar Yuri dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Selain mendukung berbagai program pemerintah, PBB juga memperkenalkan Gerakan Semut sebagai gerakan solidaritas ekonomi yang bertujuan mendorong penggunaan produk dalam negeri dan memperkuat pelaku UMKM.

Program tersebut juga mencakup pendampingan hukum bagi masyarakat, edukasi hukum, pemberdayaan ekonomi, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat.

Yuri menegaskan, PBB tetap mendukung pemerintahan serta siap mengawal pelaksanaan berbagai program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Perda yang berpihak pada rakyat kecil, pengawasan anggaran yang jujur, kehadiran yang konsisten setiap hari bukan hanya saat kampanye itulah yang akan membawa PBB menang,” kata Yuri.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |