Roberto De Zerbi Tidak Merasa Lebih Baik dari Pendahulunya di Tottenham

4 hours ago 2

Roberto De Zerbi: saya tak lebih baik dari Thomas Frank dan Igor Tudor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pelatih baru Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menegaskan bahwa dirinya tidak merasa lebih baik dibandingkan para pendahulunya, Thomas Frank dan Igor Tudor, jelang debutnya melawan Sunderland pada Minggu (12/5). Pernyataan ini ia sampaikan di tengah perjuangan klub yang kini berada di papan bawah Liga Inggris.

De Zerbi, yang resmi ditunjuk pada 31 Maret lalu, mengatakan bahwa dia hanya berusaha membawa gaya, karakter, dan kekuatan pribadinya untuk mencapai target klub. “Saya pikir saya tidak lebih baik dari Frank atau Tudor karena saya menganggap mereka pelatih yang sangat bagus. Saya hanya mencoba membawa gaya, karakter, kepribadian, dan kekuatan saya untuk mencapai target kami, yang saat ini adalah hal terpenting,” ujar De Zerbi seperti dilansir dari laman resmi klub pada Sabtu.

Saat ini, Tottenham berada satu poin di atas zona degradasi dengan tujuh pertandingan tersisa musim ini. De Zerbi menjadi pelatih ketiga bagi Spurs musim ini, setelah Tudor yang hanya bertahan selama 44 hari dengan tujuh pertandingan.

De Zerbi mengaku bangga mendapatkan kepercayaan untuk menangani klub tersebut. “Saya bangga dan senang berada di sini. Saya harus berterima kasih kepada Vinai Venkatesham dan Johan Lange karena mereka menunjukkan kepercayaan yang sangat besar kepada saya,” katanya.

Spurs tengah mengalami performa buruk tanpa kemenangan di liga domestik sepanjang tahun 2026, serta hanya berhasil meraih dua kemenangan sejak 26 Oktober 2025. Mereka juga tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 5-7 dari Atletico Madrid di babak 16 besar.

Sejak 1950, Spurs hanya sekali terdegradasi dari kasta tertinggi, yaitu pada musim 1977-1978. Situasi ini memberikan tekanan besar bagi De Zerbi untuk segera membawa perubahan. Mantan pelatih Brighton itu menilai kesempatan melatih Tottenham sebagai peluang besar dalam kariernya, menekankan pentingnya memahami masalah tim dalam waktu persiapan yang terbatas.

De Zerbi juga menyoroti pentingnya dukungan suporter dan meminta timnya untuk tampil dengan semangat serta sikap yang tepat di lapangan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |