Perjuangan Emosional Model Gazini Ganados Selamatkan Keluarganya di Gaza

2 hours ago 1

Model berkebangsaan Palestina-Filipina, Gazini Ganados. Dalam sebuah wawancara, Gazini menyebut ketidakmampuannya untuk membawa ayah dan saudara-saudaranya keluar dari Gaza merupakan perjuangan emosional yang sangat berat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Model berkebangsaan Palestina-Filipina, Gazini Ganados, mengungkap tantangan terbesar yang dihadapinya dalam beberapa tahun terakhir. Dalam sebuah wawancara, Gazini menyebut ketidakmampuannya untuk membawa ayah dan saudara-saudaranya keluar dari Gaza merupakan perjuangan emosional yang sangat berat.

"Mungkin yang paling menantang adalah ketika saya tidak bisa berbuat apa pun untuk menyelamatkan keluarga saya dari Gaza. Saya melakukan banyak hal hanya untuk mendapatkan dokumen yang tepat agar mereka bisa keluar dari Gaza, dan sampai sekarang masih berlangsung, masih dalam proses," kata Miss Universe Filipina tahun 2019 tersebut, dilansir laman ABS CBN, Ahad (24/5/2026).

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan Gazini memutuskan bergabung dalam Miss Grand International All Stars. la berharap dapat memanfaatkan platform tersebut untuk menyuarakan kondisi keluarganya sekaligus mewakili rakyat Gaza, Palestina, yang menjadi korban genosida Israel.

Menurut Gazini, keikutsertaannya di ajang tersebut bukan semata demi popularitas. la ingin menggunakan kesempatan itu untuk memperjuangkan keluarganya dan menjadi simbol harapan bagi keluarga-keluarga yang terpisah akibat konflik.

"Saya di sini bukan hanya ingin tenar. Saya ingin mencurahkan isi hati saya untuk keluarga saya dan membuktikan bahwa jika Anda terus berjuang untuk orang-orang yang dicintai, itu sudah merupakan kemenangan besar, sekecil apa pun, itu sudah memberikan dampak besar bagi orang lain," kata dia.

Gazini juga berharap kisahnya dapat menginspirasi orang-orang yang terdampak perang agar tetap memiliki harapan untuk kembali dipertemukan dengan keluarga mereka. Ketika ditanya mengenai recananya membawa keluarga dari Gaza ke Filipina, Gazini menegaskan bahwa hal tersebut memang menjadi tujuannya. la bahkan mengungkapkan bahwa ayah dan ibunya ingin menikah kembali, namun proses administrasinya sangat rumit.

"Bahkan, ayah saya ingin rujuk kembali dengan ibu, dan kami masih memprosesnya. Saya menyadari bahwa setelah bertemu, mereka masih saling mencintai," kata dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |