Peringatan Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Bukan Menakuti

1 week ago 17

8000hoki ID web Slot Gacor Myanmar Terkini Pasti Lancar Win Banyak

hokikilat.com List Platform web Slots Gacor Japan Terbaru Pasti Lancar Scatter Full Banyak

1000hoki.com Data Akun web Slot Gacor China Terbaru Pasti Jackpot Terus

5000hoki Data Demo web Slots Gacor China Terbaik Pasti Lancar Jackpot Online

7000 hoki List Demo situs Slots Gacor Japan Terbaik Mudah Jackpot Full Setiap Hari

9000hoki Data Akun server Slots Maxwin Cambodia Terbaru Gampang Win Full Terus

Alternatif Slot Gacor server Thailand Terbaru Gampang Lancar Menang Setiap Hari

Idagent138 login Slot Maxwin

Luckygaming138 Slot Anti Rungkad Terbaik

Adugaming login Id Slot Anti Rungkat Online

kiss69 login Akun Slot Game Online

Agent188 Slot Anti Rungkat

Moto128 Id Slot Game

Betplay138 login Id Slot Gacor Terpercaya

Letsbet77 Daftar Id Slot Terpercaya

Portbet88 Daftar Akun Slot Game

Jfgaming168 Akun Slot Gacor

Mg138 Daftar Akun Slot Game

Adagaming168 Daftar Id Slot Game

Kingbet189 Akun Slot Maxwin Terpercaya

Summer138 Daftar Id Slot Gacor Online

Evorabid77 login Slot

Peringatan dini yang sebelumnya dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) itu bukan untuk menakut-nakuti masyarakat.

MNC Media)

Peringatan Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Bukan Menakuti (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menjelang libur Lebaran 2025, peringatan potensi tsunami di wilayah underpass Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya sekitar Kulon Progo. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto pun menegaskan bahwa peringatan dini yang sebelumnya dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) itu bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Namun, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. 

“Ya pemerintahnya tetap akan menyampaikan siaran pers ya, bahwa itu bukan dalam rangka menakut-nakuti, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan ya, karena kalau misalnya sudah ada informasi seperti itu, ya itu harus hati-hati, dan bencana itu tidak sesuatu yang tiba-tiba terjadi, itu sesuatu kejadian yang berulang,” kata Suharyanto kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (27/3/2025). 

Suharyanto pun menegaskan bahwa bencana di dunia termasuk tsunami tidak ada yang bisa memprediksi kapan akan terjadi. “Ya bencana yang di dunia ini yang tidak bisa diprediksi kapan tepatnya ya gempa bumi tsunami," tuturnya.

Namun, untuk kewaspadaan masyarakat harus mengetahui bahwa Indonesia yang terletak di antara 3 lempeng tektonik (Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia) pun berpotensi mendapatkan ancaman tsunami megathrust misalnya di Pacitan, Pelabuhan Ratu, hingga Pandeglang. 

“Dan Indonesia kan lempeng-lempengnya sangat besar, ancaman sama megathrust itu misalnya pacitan, pelawan ratu, pandeglang itu ada ya, tapi kan tidak ada, tidak ada yang bisa memastikan kapan itu terjadi. Nah kita harus meningkatkan kewaspadaan masyarakat,” kata dia. 

Suharyanto mengatakan bahwa Indonesia sudah punya program Desa Tangguh Bencana, bahkan juga punya program dari Bank Dunia IDRIP. “Artinya BMKG dengan BNPB itu sudah punya kerjasama, BMKG terkait dengan peringatan dini pakai alat-alat itu. Nah kemudian BNPB menyiapkan masyarakatnya, sehingga kalau terjadi dengan tsunami, masyarakat yang sudah dilatih ini bisa segera menyelamatkan diri," ujarnya.

Suharyanto pun menjelaskan bahwa sudah ada skenario-skenario terkait potensi tsunami di sejumlah wilayah seperti di Pandeglang yang dari skenario BMKG bisa terjadi tsunami hingga 8 meter. Dengan skenario ini, kata Suharyanto, masyarakat akan dilatih kesiapsiagaan agar bisa menyelamatkan diri dari bencana. 

“Contoh kalau misalnya di Pandeglang itu sampai 8 meter, prediksi ini simulasi ya latihan oleh BMKG, 8 meter itu punya waktu 80 menit untuk menyelamatkan diri, nah itu yang 80 menit yang kita latihkan terus dan tentu saja secara bertahap terus menerus, masyarakat yang berada di daerah-daerah rawan bencana ini harus memiliki kesadaran yang tinggi bahwa mereka berada di daerah bahaya, kalau terjadi peringatan dari BMKG, segera bisa menyelamatkan diri pada titik-titik yang ditutup,” kata dia.

(kunthi fahmar sandy)

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |