April Mop (ilustrasi). Setiap tanggal 1 April, jutaan orang di dunia terutama di negara-negara berbahasa Inggris, merayakannya dengan membuat kebohongan ringan, lelucon dan prank.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap tanggal 1 April, jutaan orang di dunia terutama di negara-negara berbahasa Inggris, merayakannya dengan membuat kebohongan ringan, lelucon dan prank. Namun bagaimana hari April Mop ini bermula?
Hingga saat ini, para sejarawan sebetulnya belum berhasil menentukan sejarah pasti tradisi ini. Namun April Mop telah ada sejak tahun 1500-an, dan berbagai teori mengaitkannya dengan Inggris abad pertengahan atau Prancis yang lebih modern. Ada pula yang berpendapat bahwa tradisi ini berakar dari perayaan musim semi yang lebih kuno di Roma.
Dilansir laman National Geographic, setidaknya ada tiga teori paling populer yang diyakini terkait dengan April Mop. Teori pertama, mengaitkan tradisi ini dengan karya penyair Inggris Geoffrey Chaucer dalam puisi berjudul "Nun's Priest's Tale" sekitar tahun 1390.
Chaucer menceritakan kisah seekor ayam jantan dan rubah yang saling mencoba menipu. Puisi tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi 32 hari setelah awal Maret, yang berarti jatuh pada 1 April. Namun, beberapa ahli percaya bahwa teks tersebut mengandung kesalahan penyalinan oleh juru tulis abad pertengahan, sehingga melemahkan teori asal Inggris.
Dua teori lainnya berasal dari Prancis, yang telah lama merayakan "Poisson d'Avril" (ikan April) pada hari pertama bulan April. Dalam perayaan ini, orang-orang mencoba menempelkan ikan kertas di punggung seseorang tanpa disadari sebagai bentuk lelucon. Lalu berteriak "April fish!" ketika korban menyadarinya.
Istilah April fish bahkan disebut dalam puisi tahun 1508 karya penyair dan komposer Eloy D'Amerval. Istilah ini bisa merujuk pada orang bodoh atau mungkin merujuk pada tradisi yang sudah ada sejak abad ke-16.
.png)
7 hours ago
3
















































