Maybank Syariah Cetak Laba Naik Dua Kali Lipat, Ini Penopangnya

6 days ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Syariah) berhasil mencetak kenaikan laba sebelum pajak (PBT) sebesar 104 persen menjadi Rp 847 miliar pada 2025. Hal ini didukung bagi hasil untuk pemilik dana investasi yang menurun sehingga mendorong pendapatan setelah distribusi bagi hasil naik 16,5 persen. Dengan other operating income yang meningkat sebesar 2,1 persen, maka gross operating income perbankan syariah naik 13,9 persen dan beban provisi menurun.

Pembiayaan nonritel berhasil tumbuh 8,1 persen yoy, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan segmen SME+ sebesar 27,7 persen, pembiayaan Retail SME (RSME) sebesar 6,6 persen, serta pembiayaan komersial (Business Banking) sebesar 3,2 persen. Pembiayaan ritel meningkat 13,5 persen yoy, didorong utamanya oleh pembiayaan kepemilikan properti yang tumbuh 16,5 persen. Total pembiayaan syariah tercatat sebesar Rp 30,51 triliun, berkontribusi sebesar 28,1 persen terhadap total portofolio pembiayaan bank (bank-only), sementara total aset syariah mencapai 24,7 persen dari total aset bank (bank-only).

CASA syariah tumbuh 5,5 persen yoy, didukung oleh pertumbuhan giro sebesar 13,8 persen, sementara tabungan turun 1,8 persen. Deposito berjangka turun 29,9 persen, sejalan dengan strategi bank dalam mengoptimalkan komposisi pendanaan yang efisien. Dengan demikian, rasio CASA syariah meningkat menjadi 64,8 persen pada Desember 2025 dari 55,0 persen pada tahun sebelumnya. Total simpanan nasabah syariah tercatat sebesar Rp 32,95 triliun, turun 10,4 persen yoy.

Kualitas aset syariah tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,2 persen (gross) dan 1,4 persen (net), sementara rasio financing-to-deposit ratio (FDR) tercatat sebesar 91,9 persen.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyampaikan 2025 menjadi momentum bagi Maybank Indonesia untuk memperkuat profitabilitas serta fundamental bank. Hal ini sejalan dengan penerapan strategi prioritas di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.

“Di sepanjang 2025, kami berfokus untuk meningkatkan kualitas pendapatan yang mumpuni serta berkelanjutan pada sejumlah lini bisnis kami yang terus menunjukkan perkembangan. Kami juga secara disiplin mengelola biaya serta mengoptimalkan struktur pendanaan, dengan pengelolaan risiko yang kuat, sehingga profitabilitas kami meningkat, diiringi kualitas aset yang semakin sehat, serta neraca yang lebih resilien,” ujar Steffano.

Steffano menyampaikan, sebagai salah satu home market Maybank Group, Maybank Indonesia akan terus berjalan selaras dengan arah strategis grup, dengan fokus pada penyediaan solusi keuangan yang berorientasi pada nasabah, pertumbuhan bisnis yang disiplin, serta penciptaan nilai jangka panjang.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |