Live Streaming Saat Sahur Dorong Lonjakan Transaksi E-Commerce Selama Ramadhan

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktivitas belanja digital selama ramadhan menunjukkan pergeseran pola konsumsi, dengan lonjakan transaksi signifikan pada waktu sahur. Integrasi konten video dan fitur interaktif menjadi pendorong utama peningkatan transaksi di platform e-commerce.

Sepanjang ramadhan 2026, transaksi saat sahur tercatat melonjak hingga 15 kali lipat, dipicu oleh aktivitas live streaming yang intens di platform digital. Lonjakan ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan konten real-time dalam mengambil keputusan belanja.

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo mengatakan, momentum sahur menjadi salah satu periode paling aktif selama ramadhan.

“Didukung kekuatan penemuan dan komunitas di TikTok, kami menghadirkan pengalaman #BelanjaAman dan #JualanNyaman bagi pembeli dan penjual, lengkap dengan berbagai penawaran menarik di kampanye Ramadan Ekstra Seru, terutama di jam puncak Ramadhan seperti sahur,” kata Stephanie dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Sepanjang periode tersebut, konten live streaming mencatat total penayangan hingga 38 miliar kali. Aktivitas ini tidak hanya mendorong interaksi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan transaksi penjual.

“Kenaikan transaksi di platform e-commerce kami dalam hal ini TikTok Shop by Tokopedia sebesar 15 kali lipat sepanjang sahur tahun ini membuktikan bahwa video di TikTok tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membantu penjual mengoptimalkan pertumbuhan di momen krusial seperti Ramadan,” kata Stephanie.

Dari sisi kategori, fesyen muslim mencatat peningkatan transaksi hingga tiga kali lipat selama kampanye dibanding hari biasa. Di sisi lain, lonjakan transaksi juga terjadi pada jam pertama puncak kampanye, dengan kenaikan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan sektor fesyen berkontribusi 17,6 persen terhadap ekonomi kreatif nasional atau sekitar Rp225 triliun. Kondisi ini menjadikan ramadhan sebagai momentum penting untuk mendorong pertumbuhan brand lokal.

Sejumlah pelaku usaha mencatat peningkatan signifikan selama periode tersebut. Brand lokal Batik Christo mencatat kenaikan transaksi lebih dari empat kali di TikTok Shop, sementara Fortklass mengalami lonjakan hampir 12 kali lipat di Tokopedia.

Strategi penjualan juga mengalami penyesuaian. LIVE streaming menjadi pendorong utama di TikTok Shop, sementara fitur flash sale meningkatkan jumlah kunjungan produk hingga 23 kali lipat di Tokopedia. Produk makanan dan minuman menjadi salah satu kategori dengan performa tertinggi.

Tren ini menunjukkan integrasi antara konten, komunitas, dan transaksi menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan e-commerce, terutama pada periode musiman seperti ramadhan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |