Jamaah Haji Diharap Jaga Kondisi Tubuh agar Tetap Terhidrasi

5 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menganjurkan para anggota jamaah haji mengupayakan kondisi tubuh tetap terhidrasi selama menunaikan ibadah di Tanah Suci di Arab Saudi.

Saat dihubungi dari Jakarta pada Rabu, dia menyampaikan pentingnya pemenuhan kebutuhan cairan tubuh saat melakukan rangkaian kegiatan di wilayah dengan kondisi cuaca ekstrem seperti Arab Saudi.

Kebutuhan cairan orang dewasa sekitar 30 ml sampai 35 ml per kilogram berat badan per hari. Jadi, orang dewasa dengan berat badan 60 kg kebutuhan cairannya berkisar 1,8 liter sampai 2,1 liter per hari.

Kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi dari minuman dan makanan yang dikonsumsi.

Dokter Tan menyampaikan perlunya anggota jemaah haji memperhatikan indikasi tubuh mulai kekurangan cairan.

Ia mengatakan bahwa rasa haus bukan tanda awal dehidrasi. "Bukan haus. Haus tanda akhir dehidrasi," ujarnya.

Menurut dia, tanda awal dehidrasi bisa dilihat dari warna urine. Warna urine jernih hingga kuning muda menandakan kebutuhan cairan tubuh tercukupi. Urine yang warnanya kuning pekat merupakan tanda awal dehidrasi.

Dokter Tan menyarankan anggota jemaah haji mencukupkan minum, tetapi membatasi minum kopi dan teh karena kopi dan teh bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Ahli gizi sekaligus dosen ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Faletehan Serang Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengingatkan anggota jemaah haji untuk menghindari minuman tinggi gula.

"Minuman yang tambahan gulanya banyak mulai dihindari agar metabolik tetap sehat," kata Rita kepada ANTARA pada Rabu.

Makanan dengan kadar gula tinggi, menurut dia, juga sebaiknya dihindari demi kesehatan tubuh.

"Donat, roti-roti coklat, kemudian biskuit-biskuit yang banyak krimnya, itu mulai dikurangi atau bahkan jangan dikonsumsi dulu selama satu bulan ini untuk menghindari asupan gula berlebih supaya metaboliknya tetap sehat," tuturnya.

Ia menyarankan anggota jamaah haji lebih banyak mengonsumsi makanan dengan proses pengolahan sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh.

"Lebih baik mulai melatih konsumsi makanan real food agar tubuh lebih siap," katanya.

Jamaah haji disarankan untuk mempersiapkan kondisi fisik dan menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang agar tubuh tetap sehat dan bugar selama menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |