BCA Buka Program Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa Diajak Kembangkan Desa Wisata

10 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menghadirkan program Genera-Z Berbakti 2026 yang membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan desa wisata melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Program ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa yang ingin mengimplementasikan ide inovatif melalui kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), program pengabdian masyarakat, atau aktivitas serupa di desa wisata binaan Bakti BCA.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, Genera-Z Berbakti merupakan program call for proposal bagi kelompok mahasiswa yang berkomitmen menjalankan kegiatan pengabdian langsung di tengah masyarakat.

Menurut Hera, BCA melihat generasi muda memiliki potensi besar karena berpikiran kritis serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan inovasi.

“Genera-Z Berbakti hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui ide dan inovasi mereka. Program ini bukan sekadar pengabdian masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Hera dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2026).

Program Genera-Z Berbakti pertama kali digelar pada 2025. Saat itu, empat kelompok mahasiswa dari empat perguruan tinggi terpilih sebagai pemenang dan menjalankan program pengabdian di desa wisata binaan Bakti BCA. Para peserta mendapatkan dukungan berupa pembinaan, pelatihan, pendampingan, hingga pendanaan dari BCA hingga program selesai dilaksanakan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, BCA kembali akan memilih empat kelompok mahasiswa terbaik. Setiap kelompok akan memperoleh pendanaan dan pendampingan selama satu bulan pelaksanaan program.

Selain itu, satu kelompok terbaik akan mendapatkan apresiasi tambahan dengan total nilai ratusan juta rupiah serta sertifikat penghargaan.

Setiap kelompok peserta harus terdiri dari 10 hingga 12 mahasiswa lintas program studi atau fakultas. Dalam proposalnya, peserta dapat memilih maksimal dua isu utama yang akan menjadi fokus kegiatan.

Adapun isu yang dapat dipilih meliputi pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, serta budaya.

Para peserta juga dapat memilih lokasi kegiatan di sejumlah desa wisata binaan Bakti BCA, antara lain Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Kemudian, Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Serta Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah dan Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Pendaftaran Genera-Z Berbakti 2026 dibuka hingga 24 April 2026. Pengumuman finalis dijadwalkan pada 30 April, sementara tahap penjurian akan berlangsung pada 16–17 Mei 2026 sebelum penentuan pemenang.

Selanjutnya, para pemenang akan mengikuti bootcamp dan pelepasan ke lokasi kegiatan pada pekan pertama Juli 2026. Program pengabdian di desa wisata akan berlangsung hingga 6 Agustus 2026, sebelum peserta menyampaikan laporan serta presentasi akhir pada pekan kedua Agustus.

Hera berharap program ini dapat mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pembangunan masyarakat sejak dini.

“BCA berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Program ini tidak hanya menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian sosial generasi muda,” kata Hera.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, program Genera-Z Berbakti berhasil menghimpun lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Empat tim yang terpilih berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Lampung (Unila), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |