Perang dagang Amerika Serikat (AS) telah memicu keruntuhan pasar hingga potensi resesi ekonomi global.
Alarm Resesi Global Menyala Dipicu Perang Dagang Trump dan Kejatuhan Pasar (foto mnc media)
IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mengalami pekan terburuknya sejak 2020. Kejatuhan pasar ini dipicu tarif Trump dan perang dagang.
Indeks S&P 500 kehilangan hampir 7 persen selama lima hari perdagangan terakhir, dan Nasdaq 100 tergelincir ke wilayah pasar bearish untuk pertama kalinya sejak 2022.
Presiden Hussman Investment Trust, John Hussman mengatakan, kemerosotan ekonomi akan segera terjadi.
"Pengumuman tarif pada Rabu hanya memperkuat risiko resesi yang telah berkembang selama berbulan-bulan," tulis Hussman dalam sebuah catatannya, dikutip dari Business Insider, Minggu (6/4/2025).
Sementara JP Morgan menaikkan risiko resesi yang akan datang menjadi 60 persen dari perkiraan sebelumnya sebesar 40 persen.