Mudik bukan sekadar pulang ke rumah. Ada biaya-biaya yang harus disiapkan untuk pulang mudik.
4 Cara Melunasi Tumpukan Utang Lebaran dengan Cepat, Tips Wajib Dicoba. (Foto: Freepik)
IDXChannel—Bagaimana cara melunasi tumpukan utang lebaran? Bukan tidak mungkin seseorang malah terjebak dengan tumpukan utang setelah lebaran, terutama bagi orang yang pulang mudik ke kampung halamannya.
Mudik bukan sekadar pulang ke rumah. Ada biaya-biaya yang harus disiapkan untuk pulang mudik, baik bepergian dengan kendaraan pribadi maupun transportasi angkutan umum seperti pesawat dan kereta api.
Harga tiket pesawat dan kereta api selama musim mudik dan arus balik umumnya lebih tinggi dibanding harga tiket di hari-hari normal. Sementara mudik dengan kendaraan pribadi pun membutuhkan biaya bensin dan tol yang tentunya tidak sedikit.
Belum lagi pemudik juga biasanya akan membeli oleh-oleh untuk dibawa kembali ke Jakarta, dan membagi-bagikan THR kepada saudara-saudaranya saat kumpul keluarga. Selain itu, ada lagi kebutuhan pembelian baju baru.
Sehingga wajar saja bila pengeluaran selama Ramadan dan lebaran justru malah membengkak, dan tidak sedikit yang akhirnya terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini.
Lalu bagaimana cara melunasi tumpukan utang lebaran? Berikut cara dan tips yang dapat dipertimbangkan.
Cara Melunasi Tumpukan Utang Lebaran dengan Cepat
1. Utamakan Jumlah Terbesar
Anda bisa mendahulukan utang dengan nilai terbesar. Melunasi utang dengan nilai terbesar dapat membuat nominal total utang yang tersisa berkurang secara signifikan. Selain itu, berkurangnya nilai utang berjumlah besar juga memengaruhi secara psikologis.
Umumnya debitur akan merasa lebih lega saat utang dengan nominal besar sudah lunas terlebih dahulu. Pelunasan sisa utang bernominal kecil terasa lebih ringan dan mudah.
2. Manfaatkan THR
Jika masih ada sisa Tunjangan Hari Raya, Anda dapat memanfaatkannya untuk melunasi semua utang lebaran Anda. Mungkin terasa sayang bila uang THR digunakan sebagian atau seluruhnya untuk membayar utang.
Namun dengan membayar utang lebih cepat, Anda bisa terbebas dari risiko gagal bayar. Anda juga akan merasa lebih nyaman dan tenang jika semua utang terlunasi tepat waktu.
3. Sisihkan Gaji
Anda juga dapat memanfaatkan gaji pada bulan berikutnya untuk pelunasan. Setelah melunasi utang bernominal besar dengan THR, sisa utang selanjutnya bernominal kecil dan tidak akan mengambil nilai besar dari gaji Anda.
4. Kurangi Pengeluaran
Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran satu bulan setelah lebaran. Untuk sementara, hentikan konsumsi yang dapat ditunda sehingga Anda memiliki sisa uang lebih banyak untuk pelunasan utang.
Apalagi jeda waktu antara tanggal masuk setelah lebaran 2025 dengan minggu-minggu gajian pada April tahun ini berjarak cukup sebentar, yakni hanya tiga minggu setengah. Anda hanya perlu mengurangi peluangan selama tiga minggu sampai menerima gaji.
Itulah beberapa tips dan cara melunasi tumpakan utang lebaran dengan cepat.
(Nadya Kurnia)