Tiang Monorel Mulai Dibongkar, Penataan Jalan Rasuna Said Ditarget Rampung September

2 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai melakukan pembongkaran tiang-tiang di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026). Pembongkaran itu dilakukan sebagai bagian dari penataan Jalan Rasuna Said.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran senilai Rp 102 miliar untuk penataan kawasan tersebut. Setelah pembongkaran tiang monorel dilakukan, pihaknya akan mulai melakukan penataan jalan, saluran, trotoar, penerangan jalan umum, dan sarana kelengkapan lainnya di kawasan itu. 

"Rp 102 miliar itu untuk kebutuhan tersebut, dan itu sudah dikaji lebih dan secara mendalam," kata dia di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu.

Ia menargetkan, penataan kawasan itu dapat rampung dalam waktu 8 bulan. Artinya, penataan Jalan Rasuna Said akan selesai pada September 2026. 

"Bulan September (selesai). Delapan bulan, bulan September," kata Pramono. 

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan penataan kawasan itu akan memakan waktu selama 8 bulan. Namun, pihaknya akan berupaya untuk melakukan percepatan agar proyek itu bisa rampung lebih cepat.

"Jadi untuk penataan jalan dan trotoar secara keseluruhan itu kita schedule-kan sampai di September, tapi ya kami upayakan kalau memang bisa dipercepat, akan kami lakukan percepatan," kata dia. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta Syafrin Liputo menambahkan, khusus pekerjaan pembongkaran tiang monorel itu ditargetkan dapat selesai satu hari untuk satu tiang. Artinya, untuk pembongkaran 109 tiang monorel itu dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan. 

Ia mengatakan, pekerjaan pembongkaran tiang-tiang itu akan dilakukan pada malam hari. Rencananya, pekerjaan akan mulai dilakukan pada pukul 23.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, sehingga tidak akan menimbulkan kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Jadi rekayasa lalu lintasnya adalah pertama tidak ada penutupan jalan, dan karena pekerjaannya itu pada malam hari, dan sesuai rencana bahwa nantinya akan ada pemotongan tiang, itu rencana satu tiang satu malam," kata dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |