Siap-siap, Lucid Jadi Raja Mobil Listrik di Tengah Gurun Saudi

2 hours ago 2

Produsen mobil listrik Lucid Group Inc mengatakan telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Arab Saudi untuk pembelian hingga 100.000 kendaraan selama 10 tahun ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dunia otomotif tengah berada di titik balik sejarah, di mana deru mesin pembakaran internal perlahan mulai digantikan oleh senyapnya motor listrik yang bertenaga.

Tren kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) bukan lagi sekadar gaya hidup hijau, melainkan perlombaan inovasi global yang melibatkan teknologi baterai mutakhir dan kecerdasan buatan. Di tengah pergeseran ini, negara-negara besar berlomba memperkuat rantai pasok mineral kritis, menjadikan kendaraan listrik sebagai pilar utama ekonomi masa depan yang lebih bersih dan efisien.

Lucid Group Inc. adalah pionir teknologi otomotif asal Amerika Serikat yang memfokuskan diri pada pengembangan kendaraan listrik mewah dengan efisiensi energi terbaik di dunia. Berpusat di Newark, California, perusahaan ini dikenal lewat produk unggulannya, Lucid Air, sebuah sedan elektrik yang memecahkan rekor jarak tempuh terjauh dalam sekali pengisian daya. Lucid tidak hanya menjual mobil, tetapi juga mengembangkan seluruh ekosistem powertrain dan teknologi baterainya secara mandiri guna memastikan performa maksimal yang melampaui standar industri saat ini, sebagaimana diberitakan Asharq al Awsath.

Didirikan pada tahun 2007 dengan nama awal Atieva, perusahaan ini bertransformasi menjadi Lucid Motors pada tahun 2016 di bawah kepemimpinan mantan eksekutif Tesla, Peter Rawlinson. Kekuatan utama Lucid terletak pada integrasi antara kemewahan kelas atas dan inovasi teknik yang presisi. Pendekatan ini berhasil menarik minat besar dari investor global, terutama Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, yang kini menjadi pemegang saham mayoritas dan mitra strategis utama dalam rencana ekspansi global perusahaan.

Hingga memasuki tahun 2026, Lucid telah berkembang menjadi simbol kebangkitan industri otomotif di Timur Tengah. Keberhasilan Lucid tidak hanya diukur dari desainnya yang elegan, tetapi juga dari visinya untuk mendemokratisasi teknologi EV. Meskipun berakar dari segmen ultra-mewah, Lucid kini tengah melakukan pergeseran strategis dengan mengembangkan kendaraan ukuran menengah di kisaran harga $50.000, yang bertujuan untuk menjangkau pasar konsumen yang lebih luas tanpa mengorbankan standar teknologi yang mereka miliki.

Arab Saudi kini memposisikan dirinya bukan hanya sebagai pasar konsumen, melainkan sebagai landasan peluncuran global bagi Lucid. Melalui pembangunan fasilitas manufaktur pertama di luar Amerika Serikat yang berlokasi di King Abdullah Economic City (KAEC), Arab Saudi bersiap menjadi pusat produksi dan ekspor. Mark Winterhoff, CEO sementara Lucid, menegaskan dalam Future Minerals Forum di Riyadh bahwa pabrik ini dirancang sebagai platform ekspor utama. Menariknya, hanya sekitar 15 persen produksi yang dialokasikan untuk pasar lokal Teluk (GCC), sementara sisanya ditujukan untuk pasar internasional.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |