REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Euforia mudik Lebaran sering kali membuat masyarakat terfokus pada kesiapan teknis seperti servis kendaraan, tiket perjalanan, hingga oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Namun, ada satu aspek krusial yang kerap terlupakan yaitu kesiapan fisik pemudik itu sendiri.
Ketua Departemen Kesehatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dr Prasetyo Widhi Buwono, Sp.PD-KHOM, FINASIM mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk tidak melewatkan sahur dan beristirahat cukup saat perjalanan. "Jutaan pemudik setiap tahunnya kerap hanya mempersiapkan kendaraan, namun abai terhadap kondisi tubuh mereka sendiri," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Ahad (15/3/2026).
Selain itu, pemudik sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan terutama bagi yang memiliki penyakit kronis. Pemeriksaan kesehatan juga bisa dilakukan di posko atau pos kesehatan yang disediakan di berbagai stasiun, terminal dan pelabuhan/dermaga.
DMI bersama bersama fasilitas kesehatan tingkat pertama membuka layanan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah bagi jamaah yang akan mudik dilaksanakan di masjid usai Sholat Tarawih. Jamaah yang terdeteksi menderita hipertensi atau diabetes langsung diarahkan untuk berobat rutin dan bergabung dalam Program Prolanis.
Masjid bukan hanya tempat ibadah. "Kami ingin masjid menjadi pusat kesehatan jamaah. Dengan skrining sederhana di masjid, kasus hipertensi dan diabetes yang sebelumnya tidak terdeteksi bisa ditangani sebelum menjadi komplikasi serius," kata dia. Selain pemeriksaan kesehatan, Prasetyo juga menyarankan pemudik menyiapkan kotak P3K untuk mengantisipasi gangguan ringan di perjalanan, membawa bekal bergizi dan minum cukup, serta beristirahat setiap tiga hingga empat jam bagi pengendara mobil, atau setiap dua jam bagi pengendara motor.
Di Jakarta, Dinas Kesehatan (Dinkes) pada masa Angkutan Lebaran 2026 menyediakan posko kesehatan di tujuh terminal bus, tiga stasiun dan dua pelabuhan/dermaga. Rinciannya, yakni di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Grogol, Terminal Lebak Bulus dan Terminal Muara Angke. Kemudian, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir dan Stasiun Jakarta Kota serta Pelabuhan Kali Adem dan Pelabuhan Muara Angke.
Menu sahur yang disarankan
Dokter dan ahli gizi masyarakat, Dr dr Tan Shot Yen, M.Hum, mengatakan pemilihan menu sahur yang tepat adalah fondasi keselamatan dan produktivitas selama Ramadhan. Menurutnya, sahur dengan makanan bergizi seimbang bisa membantu mencegah kantuk bagi mereka yang saat berpuasa harus berkendara atau bekerja pada pagi hari.
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi berpengaruh pada kestabilan gula darah. Mengonsumsi makanan dengan kadar tinggi gula saat sahur dapat memicu lonjakan gula darah.
"Lonjakan gula darah akan diikuti kejaran insulin yang berusaha menekan gula darah agar kembali normal. Rangkaian ini yang membuat konsentrasi anjlok," kata dr Tan.
Dia menyebut sekitar dua jam setelah mengonsumsi makanan tinggi gula, kadar gula darah dapat naik tajam lalu turun cepat, sehingga menimbulkan rasa lemas dan mengantuk. Oleh karena itu, dia mengatakan, sebaiknya mengupayakan tubuh mendapat asupan gizi yang seimbang saat sahur agar konsentrasi bisa terjaga selama menunaikan puasa pada bulan Ramadhan.
"Sahur gizi seimbang, menu lengkap tapi sederhana, bukan mewah atau ribet. Ikuti konsep Isi Piringku," kata dia.
Isi Piringku adalah pedoman yang disusun oleh Kementerian Kesehatan untuk mengampanyekan penerapan pola konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Menurut pedoman itu, setiap kali makan separuh piring disarankan diisi dengan sayuran dan buah sumber vitamin, mineral, dan serat serta separuh lagi diisi dengan makanan pokok sumber karbohidrat dan lauk pauk yang mencakup sumber protein nabati dan hewani. Dokter Tan menyampaikan pentingnya mengupayakan menu sahur mencakup makanan pokok sumber karbohidrat, lauk-pauk sumber protein, serta sayur dan buah sumber serat dalam porsi seimbang.
.png)
4 hours ago
3













































