Pemandangan kilang El Palito milik perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, terlihat dari distrik El Faro.
REPUBLIKA.CO.ID, PRABUMULIH — PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatat kenaikan produksi minyak sebesar 6,6 persen sepanjang 2025. Kinerja tersebut mengangkat realisasi produksi minyak hingga 27.643 barel per hari (barrels oil per day/BOPD) dari operasi hulu migas di wilayah Sumatra Selatan.
Peningkatan produksi itu ditopang aktivitas PEP dan PHE Zona 4 di tujuh lapangan migas yang tersebar di dua kota dan sembilan kabupaten. Seluruh produksi minyak dan gas dari wilayah ini dialirkan ke kilang domestik Pertamina sebagai bagian dari penguatan pasokan energi nasional.
General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto menyampaikan capaian tersebut mencerminkan konsistensi kinerja operasi perusahaan. “Kinerja operasi Zona 4 semakin solid dari tahun ke tahun, didukung inovasi teknologi dan kolaborasi seluruh fungsi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” ucap Djudjuwanto, dikutip Rabu (14/1/2026).
Kenaikan produksi minyak berjalan seiring dengan kinerja positif produksi gas. Sepanjang 2025, produksi gas PEP Zona 4 mencapai 530,9 juta kaki kubik standar per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD), memperkuat peran wilayah ini dalam menopang kebutuhan energi dalam negeri.
Pertumbuhan produksi migas ditopang strategi pengembangan lapangan yang agresif dan terintegrasi. Perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan data seismik 3D, menjalankan program New Area Development (NAD), serta mengintensifkan pengeboran Step Out, Interfield, dan Infill. Kolaborasi tim subsurface juga diperkuat melalui pengeboran sumur baru serta kegiatan workover dan well intervention (WO&WI).
.png)
2 hours ago
5















































