Pertamina Perkuat Sinergi demi Ketahanan Energi dan Pangan

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT Pertamina Hulu Energi serta PT Pertamina EP Zona 7 dan Zona 11 sebagai anak perusahaan Pertamina di sektor hulu migas terus meningkatkan upaya dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menjaga dan mempertahankan ketahanan pangan bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini diwujudkan melalui salah satu kegiatan yang digelar bersama para pemangku kepentingan, khususnya di wilayah Jawa bagian barat dan wilayah timur Indonesia, melalui acara bertajuk “Harmonisasi Tata Ruang dalam Rangka Mendukung Asta Cita Ketahanan Energi dan Ketahanan Pangan” yang diselenggarakan di Surabaya pada 18-19 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Satuan Tugas Percepatan Peningkatan Produksi dan lifting Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nanang Abdul Manaf, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Anggono Mahendrawan, Direktur Utama PT Pertamina EP Rachmat Hidajat, serta Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi Hermansyah Y. Nasroen.

Para pemangku kepentingan yang berkaitan erat dengan kebijakan publik, khususnya dalam pengelolaan tanah dan wilayah masyarakat maupun pemerintah, juga berpartisipasi aktif. Di antaranya Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, serta jajaran pemerintah dari Dinas Pertanian, Dinas PUPR, dan dinas terkait lainnya di wilayah Jawa bagian barat dan bagian timur.

Dalam paparannya, Ketua Satgas Percepatan Peningkatan Produksi dan lifting Migas Kementerian ESDM Nanang Abdul Manaf menyampaikan untuk mewujudkan swasembada energi diperlukan upaya yang terintegrasi, terkoordinasi, dan sistematis, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina EP Rachmat Hidajat menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang hadir. “Terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kami berharap kegiatan ini mampu menghasilkan sinergi kolaborasi serta kesamaan persepsi dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya dukungan pada kegiatan hulu migas demi mendukung pencapaian Asta Cita ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional,” kata Rachmat dalam siaran persnya, Senin (25/5/2026).

Senada dengan Rachmat Hidajat, Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi Hermansyah Y Nasroen menyatakan agenda ini menjadi penting agar pembangunan sektor energi strategis tetap dapat berjalan selaras dengan kepentingan pertanian, keberlanjutan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor pertanian, dan industri energi demi terwujudnya pembangunan nasional yang harmonis dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pada akhir kegiatan, dirumuskan pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian dan penertiban tanah serta ruang. Para peserta, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, menegaskan komitmen mereka dalam mendukung kegiatan Pertamina, termasuk upaya penyelesaian isu-isu operasi hulu migas, mulai dari tataran perumusan hingga teknis kegiatan di lapangan sesuai dengan ketentuan hukum dan undang-undang yang berlaku.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |