Perintah Presiden, Panglima TNI Siap Bantu Penanganan Sampah

3 hours ago 4

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga Kepala Staf Angkatan menghadiri panen raya di Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI memerintahkan TNI beserta kepolisian, seluruh kementerian, hingga kepala daerah untuk turun tangan langsung mengatasi masalah sampah di seluruh Indonesia. Saat meninjau salah satu stan program ketahanan pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), RI 1 sempat meninjau area mesin pengolah sampah.

Kunjungan itu melihat mesin jenis Motah alias Mesin Olah Runtah yang ada di lingkungan TNI AU. Dalam peninjauan tersebut, Presiden RI didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pengelolaan sampah Motah memanfaatkan teknologi insinerator buatan anak bangsa. Mesin tersebut beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan bahan bakar maupun listrik, mampu memusnahkan hingga satu ton sampah per jam, serta menghasilkan abu yang dapat didaur ulang menjadi material bangunan.

Sistem Motah telah dikembangkan secara masif yang telah tersebar di 64 kabupaten dan kota yang memiliki fasilitas pengolahan terpadu berkapasitas hingga 100 ton. Inovasi tersebut mendukung penanganan sampah dari hulu ke hilir sekaligus mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA).

Keunggulan sistem Motah, di antaranya mampu memusnahkan sampah basah maupun kering dengan suhu pembakaran mencapai 1.000 derajat Celcius. Abu sisa pembakaran dimanfaatkan sebagai campuran pembuatan batako dan paving block, sementara residu organik diolah menjadi media tanam.

Teknologi tersebut juga ramah lingkungan dan telah melalui uji emisi yang disesuaikan dengan standar Kementerian Lingkungan Hidup. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pun menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk terlibat aktif dalam penanganan sampah nasional melalui penguatan gerakan kebersihan fisik serta pemanfaatan teknologi inovatif ramah lingkungan.

"Langkah ini menyelaraskan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan "perang terhadap sampah" demi mencapai target Indonesia bersih sebelum tahun 2029," kata Agus dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |