Pekan Depan, Rupiah Diprediksi Berada di Atas Rp 17.000 

9 hours ago 3

Karyawan menghitung uang dollar di money changer PT Valuta Artha Mas, ITC Kuningan, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terus bergerak fluktuatif, di tengah kondisi meningkatnya ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah. Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi, pada pekan depan rupiah akan bergerak di atas Rp 17.000 per dolar AS. 

“Pada penutupan perdagangan Kamis (2/4/2026) rupiah melemah 19 poin menuju level Rp 17.002 dari penutupan sebelumnya yang sempat melemah 45 poin di level Rp 16.983 per dolar AS. Sedangkan untuk perdagangan Senin depan (6/4/2026), mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.000—Rp 17.040 per dolar AS,” ungkap Ibrahim dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/4/2026). 

Ia menerangkan, sentimen eksternal yang memengaruhi pelemahan rupiah terutama masih berkaitan dengan dinamika peperangan antara Iran vs AS-Israel yang terus bergulir. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak konsisten menjadi sorotan pasar. 

Trump dalam pidato yang disiarkan televisi menyampaikan bahwa militer AS hampir menyelesaikan tujuannya dalam perang melawan Iran. Dan bahwa konflik akan segera berakhir.  

Ia juga mengatakan, AS akan terus menyerang Iran, termasuk target energi dan minyak selama beberapa minggu ke depan. Ia masih tidak memberikan komitmen mengenai akhir peperangan tersebut.  

Pernyatannya Trump: “Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan. Kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu tempat mereka seharusnya berada”. 

“Pernyataan tersebut menandai pembalikan dari komentar sebelumnya minggu ini, ketika Trump mengatakan AS dapat meninggalkan Iran dalam jangka waktu yang sama, bahkan tanpa perjanjian formal,” ujar Ibrahim. 

Ia melanjutkan, ancaman terhadap lalu lintas maritim telah meningkat, seiring intensifikasi konflik di seluruh wilayah. Baru-baru ini pada Rabu, sebuah kapal tanker minyak yang disewa oleh QatarEnergy dihantam oleh rudal jelajah Iran di perairan Qatar, kata kementerian pertahanan negara tersebut.

Di samping itu, sentimen lainnya yang memengaruhi rupiah yakni soal data ekonomi AS. Serangkaian data ekonomi dirilis akhir pekan ini, termasuk klaim pengangguran awal mingguan AS dan data ketenagakerjaan non-pertanian (NFP). 

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |