REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengaku prihatin atas kecelakaan yang terjadi pada KRL Commuter dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Rosan menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam atas insiden yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.
"Simpati sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang, keluarga, serta petugas yang terdampak," ujar Rosan dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Rosan menyampaikan Danantara Indonesia tengah mengarahkan dan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) berfokus pada proses evakuasi dan penanganan di lapangan dengan mengutamakan pertolongan pertama. Hal ini merupakan prioritas utama yang harus dilakukan.
"Secara berkala kami akan terus menyampaikan informasi terkait proses penanganan dan memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan efektif," kata Rosan.
KAI menyampaikan kecelakaan operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta berdampak pada perjalanan kereta api. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini.
"Situasi ini membawa kesedihan bagi pelanggan serta keluarga yang menanti kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada evakuasi dan penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan dan kondisi setiap penumpang," ujar Anne.
Anne menyampaikan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak.
"Hingga saat ini, sebanyak 38 penumpang KRL telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Mereka dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi," ucap Anne.
Dalam proses penanganan, sambung Anne, KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak cepat untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin. KAI, lanjut Anne, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” kata Anne.
.png)
3 hours ago
2














































