Kecanduan Video Pendek Disebut Bisa Picu Kesepian dan Turunkan Kepuasan Hidup

2 hours ago 2

Melihat video pendek (ilustrasi). Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di The Journal of Psychology menemukan kecanduan menonton video pendek di media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts terkait dengan peningkatan rasa kecemasan dan kesepian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di The Journal of Psychology menemukan kecanduan menonton video pendek di media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts terkait dengan peningkatan rasa kecemasan dan kesepian. Hal ini kemudian bisa berdampak pada menurunnya kepuasan hidup seseorang.

Penelitian yang dilakukan oleh Tugba Turk dan Muhammet Can Dogru ini berangkat dari kekhawatiran atas pesatnya penggunaan platform video pendek yang menyajikan konten cepat, acak, dan sangat dipersonalisasi melalui algoritma. Pola konsumsi tersebut dinilai dapat membuat pengguna kehilangan kontrol diri dan berpotensi berkembang menjadi kecanduan.

"Penelitian spesifik mengenai video pendek dan dampaknya pada kesehatan mental masih sangat jarang. Padahal video pendek telah memengaruhi kesejahteraan masyarakat dari waktu ke waktu," kata Tugba Turk dilansir laman Psypost, Senin (27/4/2026).

Penelitian ini menggunakan dua kerangka teori. Pertama, displacement hypothesis yang menjelaskan bahwa penggunaan media digital dapat menggantikan interaksi sosial langsung. Kedua, self-determination theory yang menekankan pentingnya kebutuhan psikologis dasar seperti otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial.

Para peneliti menduga paparan video pendek yang adiktif mengganggu kebutuhan psikologis dasar ini. Mereka merancang studi ini untuk melihat apakah urutan tekanan psikologis dapat menjelaskan bagaimana kebiasaan digital mengikis kesehatan mental.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |