Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Bersama

14 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono mengatakan, keuangan syariah dan sektor riil akan tumbuh berdampingan serta saling menguatkan. Ia juga memandang pengembangan literasi dan inklusi keuangan syariah perlu diperluas hingga ke tingkat desa.

“Penguatan keuangan syariah pada periode ini tidak bisa dilepaskan dari penguatan sektor riil karena sebenarnya di kegiatan itulah keuangan syariah pada hakikatnya akan tumbuh berdampingan dan saling menguatkan antara aktivitas ekonomi riil, baik itu UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), industri halal, maupun usaha produktif lainnya yang ada di masyarakat,” katanya dalam agenda Penutupan Gebyar Ramadhan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dalam konteks itu, lanjutnya, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang sudah terbangun puluhan ribu unit meliputi bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pengembangan literasi dan penguatan sektor riil dari MES.

Dengan pendekatan yang terintegrasi antara literasi, inklusi pembiayaan, dan penguatan sektor riil, pihaknya optimistis Kopdes akan menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi syariah yang berkelanjutan.

“Kalau perlu kami prioritaskan seluruh produk UMKM yang ada di daerah akan diprioritaskan untuk mengisi gerai-gerai yang ada di koperasi desa, yang salah satu aktivitasnya adalah ritel yang akan dikelola secara modern dengan jumlah puluhan ribu,” kata Ferry.

Karena itu, ia mengatakan kementerian akan mendorong program kurasi, inkubasi, dan pembiayaan bagi produk UMKM.

“UMKM di seluruh daerah tidak perlu takut produknya tidak laku, karena kami menjamin produk tersebut akan diprioritaskan untuk dijual di gerai atau rak yang ada di koperasi desa/kelurahan Merah Putih. Ini juga akan menumbuhkan perubahan perilaku masyarakat yang semula hanya menjadi konsumen, kini dapat berkembang menjadi produsen,” ujar dia.

“Banyak produk yang sebenarnya sangat baik di daerah yang sebelumnya kesulitan masuk ke ritel, kini kami membuka peluang dan akan memprioritaskan produk lokal tersebut,” kata Menkop.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |