REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menginginkan setiap federasi olahraga di Indonesia memiliki sistem pemantauan berlapis dalam pembinaan atau pelatihan. Ini untuk melindungi atlet dari praktik kekerasan maupun pelecehan seksual.
"Sangat penting bagi setiap cabang olahraga memiliki sistem monitoring sehingga proses pelatihan yang dianggap sesuai dengan pedoman perilaku bisa dilakukan tanpa kekhawatiran, baik dari atlet maupun pelatih," kata Raja Sapta Oktohari ketika dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Dia menyampaikan hal itu berkaitan dengan upaya perlindungan atlet untuk mencegah munculnya kasus seperti dugaan kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing maupun kickboxing.
Oktohari mengatakan, kasus yang menimpa atlet panjat tebing dan kickboxing menjadi momentum penting untuk menggerakkan setiap pemangku kepentingan meningkatkan perlindungan terhadap atlet.
Keberadaan para atlet selama menjalani proses pembinaan atau pelatihan di pemusatan latihan nasional, kata dia, harus terus dikawal dengan sistem pemantauan yang berlapis.
Oktohari pun mencontohkan sistem pemantauan berlapis yang dia terapkan saat memimpin Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) dengan mengaktifkan pemantauan mulai dari pelatih, pelatih kepala, manajer, hingga bidang pembinaan prestasi.
Dia juga menekankan pentingnya pedoman perilaku atau aturan main yang jelas di setiap federasi. Ini juga demi mencegah peristiwa seperti yang menimpa atlet panjat tebing dan kickboxing tidak terulang atau terjadi di cabang olahraga lainnya.
"Perlu ada proteksi baik terhadap atlet maupun pelatih yang jelas sehingga tidak ada keraguan dalam proses pelatihan," katanya.
Oktohari berharap peristiwa tersebut tidak membuat proses pelatihan atau pembinaan prestasi di semua cabang olahraga melemah. Sebab, ada banyak target prestasi yang harus diraih ke depan.
"Harapan kita prestasi setiap cabor (cabang olahraga) bisa meningkat dari waktu ke waktu dan proses pelatihan juga harus sesuai aturan main yang disepakati di cabang olahraga maupun federasi internasional masing-masing," katanya.
sumber : Antara
.png)
3 hours ago
2














































