Kamera Canon EOS R6 V Resmi Meluncur, Usung Teknologi Perekaman hingga 7K Open Gate

2 hours ago 2

Senin 25 May 2026 22:00 WIB

Canon EOS R6 V dibekali sensor full-frame 32,5 megapiksel.

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Undangan mencoba kamera Canon EOS R6 V usai peluncurannya di Jakarta, Senin (25/6/2026). Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia menghadirkan EOS R6 V, kamera full-frame terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan video modern. (FOTO : Republika/Prayogi)

Mengusung konsep video-first, EOS R6 V menghadirkan kombinasi kualitas visual tinggi, workflow yang lebih fleksibel, serta durasi rekam yang lebih optimal untuk kebutuhan produksi masa kini. (FOTO : Republika/Prayogi)

Kamera Canon EOS R6 V dibekali sensor full-frame 32,5 megapiksel dengan kemampuan perekaman hingga 7K Open Gate, sehingga pengguna bisa memanfaatkan seluruh area sensor untuk menghasilkan satu footage yang dapat diolah ke berbagai format berbeda tanpa perlu pengambilan ulang. (FOTO : Republika/Prayogi)

Kamera Canon EOS R6 V usai peluncurannya di Jakarta, Senin (25/6/2026). Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia menghadirkan EOS R6 V, kamera full-frame terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan video modern. (FOTO : Republika/Prayogi)

Undangan mencoba kamera Canon EOS R6 V usai peluncurannya di Jakarta, Senin (25/6/2026). Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia menghadirkan EOS R6 V, kamera full-frame terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan video modern. Mengusung konsep video-first, EOS R6 V menghadirkan kombinasi kualitas visual tinggi, workflow yang lebih fleksibel, serta durasi rekam yang lebih optimal untuk kebutuhan produksi masa kini. Kamera ini dibekali sensor full-frame 32,5 megapiksel dengan kemampuan perekaman hingga 7K Open Gate, sehingga pengguna bisa memanfaatkan seluruh area sensor untuk menghasilkan satu footage yang dapat diolah ke berbagai format berbeda tanpa perlu pengambilan ulang. Kreator cukup merekam sekali, lalu melakukan reframing sesuai kebutuhan platform. (FOTO : Republika/Prayogi)

Head of Marketing Canon Business Unit PT Datascrip Syailendra Kamdani, Senior Project Manager ICB Strategic Communication Canon Marketing Asia Maeda Shinsuke, Marketing Manager Canon Business Unit PT Datascrip Danni Nahason, Assistant Marketing Manager Canon Business Unit PT Datascrip Iqbal Rifqi Prayoga dan Canon Business Unit Director PT Datascrip Monica Aryasetiawan (dari kiri) berfoto saat peluncuran kamera Canon EOS R6 V di Jakarta, Senin (25/5/2026). Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia menghadirkan EOS R6 V, kamera full-frame terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan video modern. Mengusung konsep video-first, EOS R6 V menghadirkan kombinasi kualitas visual tinggi, workflow yang lebih fleksibel, serta durasi rekam yang lebih optimal untuk kebutuhan produksi masa kini. Kamera ini dibekali sensor full-frame 32,5 megapiksel dengan kemampuan perekaman hingga 7K Open Gate, sehingga pengguna bisa memanfaatkan seluruh area sensor untuk menghasilkan satu footage yang dapat diolah ke berbagai format berbeda tanpa perlu pengambilan ulang. Kreator cukup merekam sekali, lalu melakukan reframing sesuai kebutuhan platform. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kamera Canon EOS R6 V resmi meluncur di Jakarta, Senin (25/6/2026).

Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor tunggal produk pencitraan digital Canon di Indonesia menghadirkan EOS R6 V, kamera full-frame terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan video modern.

Mengusung konsep video-first, EOS R6 V menghadirkan kombinasi kualitas visual tinggi, workflow yang lebih fleksibel, serta durasi rekam yang lebih optimal untuk kebutuhan produksi masa kini. Kamera ini dibekali sensor full-frame 32,5 megapiksel dengan kemampuan perekaman hingga 7K Open Gate, sehingga pengguna bisa memanfaatkan seluruh area sensor untuk menghasilkan satu footage yang dapat diolah ke berbagai format berbeda tanpa perlu pengambilan ulang. Kreator cukup merekam sekali, lalu melakukan reframing sesuai kebutuhan platform.

sumber : Republika

Berita Lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |