Jurang Literasi dan Inklusi Keuangan Masih Menganga, Pelajar di Jambi Diedukasi Sejak Dini

4 hours ago 3

Program Literasi Keuangan di SMA Suria Harapan School di Jambi belum lama ini.

REPUBLIKA.CO.ID,JAMBI  Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) menunjukkan, masih terdapat jurang antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 14,02%.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  mendorong berbagai program edukasi dan peningkatan literasi keuangan, termasuk bagi pelajar yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam SNLIK.

Danamon melakukan program literasi keuangan dan seremoni serah terima donasi interior perpustakaan kepada Sekolah Suria Harapan School, Jambi, belum lama ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pengembangan pendidikan dan budaya literasi yang inklusif di Indonesia, sehingga dapat memperkuat fondasi generasi muda Indonesia yang berkelanjutan. 

Mengangkat tema “Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini untuk Masa Depan yang Lebih Baikˮ, program edukasi keuangan ini diadakan pada Selasa, 28 Juli 2026 dan dihadiri oleh siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), perwakilan guru, dan kepala sekolah dari Sekolah Suria Harapan School.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Helmiyani selaku Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi; Thamrin Tambunan selaku Regional Corporate Officer, Danamon Sumatera wilayah 2; Iqbal Maulana selaku Sustainability Finance Head Danamon, serta Agus selaku Kepala Yayasan Suria Harapan School. 

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat, yang mendorong pelaku jasa keuangan untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. 

"Kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan institusi pendidikan seperti ini penting untuk membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak sejak dini, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan praktik judi online,ˮ ujar Helmiyani, Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi lewat keterangan tertulis, Kamis(6/8/2026).

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |