Jenis-Jenis Introvert, Ciri, dan Saran dari Pakar Biar Enggak Gampang Stres

1 day ago 6

Orang introvert (ilustrasi). Mengenali tipe mana yang paling cocok dengan karakter kamu akan sangat membantu mengatur energi sehari-hari agar tidak mudah stres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang introvert bukan berarti sosok pemalu yang benci orang lain. Nyatanya, setiap introvert punya cara yang berbeda-beda dalam mengisi ulang baterai mental mereka.

Ada yang tetap asyik diajak mengobrol namun cepat merasa lelah, ada pula yang lebih suka "bersembunyi" di dalam pikirannya sendiri. Dunia psikologi membagi kepribadian ini menjadi empat tipe utama yakni sosial, pemikir, cemas, dan terkendali.

Mengenali tipe mana yang paling cocok dengan karakter kamu akan sangat membantu mengatur energi sehari-hari agar tidak mudah stres. Berikut adalah penjelasan sederhana mengenai empat tipe introvert tersebut menurut para ahli:

1. Introvert sosial 

Bagi tipe ini, bersosialisasi itu menyenangkan, asal dilakukan dalam kelompok kecil atau dengan orang-orang yang sudah sangat akrab. Mereka tidak benci pesta, mereka hanya benci keramaian orang asing yang menguras tenaga.

Penulis Rhea Freeman mengaku sering tampil di publik, namun ia tetap seorang introvert. "Kalau dengan orang yang saya kenal, saya baik-baik saja, tapi di kerumunan asing rasanya sangat melelahkan," ujarnya dikutip dari laman Huffington Post pada Selasa (19/1/2026).

Ciri tipe ini adalah lebih suka hangout satu lawan satu, merasa sangat capek setelah acara ramai, dan lebih nyaman membalas pesan teks daripada telepon. Terapis Monica Cwynar menyarankan untuk selalu menyiapkan waktu "me time" setelah bepergian. "Jangan merasa bersalah kalau harus menolak ajakan kumpul-kumpul yang menurut Anda bakal bikin capek," ujarnya.

2. Introvert pemikir 

Tipe ini punya dunia imajinasi yang sangat luas di dalam kepalanya. Mereka sering terlihat melamun bukan karena bosan, tapi karena sedang asyik memikirkan ide-ide baru atau menganalisis sesuatu. Podcaster Fiona Fletcher Reid merasa paling bahagia saat bisa merenung sendirian. "Berpikir mendalam menjaga saya agar tidak merasa kewalahan oleh dunia luar," kata dia.

Cirinya yakni suka melamun, senang belajar hal baru sendirian, dan sangat mengenal diri sendiri. Terapis Amelia Kelley menyarankan tipe ini untuk tetap mencoba membagikan ide-ide unik kepada orang lain. "Dunia sering kali sangat menghargai pemikiran dalam Anda lebih dari yang Anda duga," kata dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |