Jamaah Haji Tiba di Mina untuk Tarwiyah Sebelum Melaksanakan Wukuf di Arafah

1 hour ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, MINA — Jamaah haji telah tiba di Mina untuk melaksanakan Tarwiyah pada Senin (26/5/2026) di tengah suasana spiritual. Mereka melakukan persiapan untuk wukuf di Arafah pada Selasa (26/5) sebagai puncak dari ibadah haji tahunan.

Dikutip dari laporan Saudi Gazette pada Selasa (26/5/2026), pintu masuk Mina menyaksikan tingginya arus jamaah haji, dengan pemantauan lapangan oleh berbagai sektor keamanan, kesehatan, dan pelayanan. Para petugas mengerahkan kemampuan mereka untuk menerima jamaah dan memberikan perawatan yang diperlukan sejak mereka tiba di kamp yang telah ditentukan.

Hari Tarwiyah dianggap sebagai tahap kunci dalam ritual haji, di mana jamaah haji menuju Mina untuk menghabiskan siang dan malam di sana sesuai dengan sunah Nabi Muhammad SAW, sebelum melanjutkan perjalanan pada Subuh tanggal 9 Dzulhijjah (Selasa) ke wilayah Arafah untuk melaksanakan wukuf di Arafah, yakni rukun haji terbesar.

Sebelumnya pada Senin, jamaah tiba dan menetap di Mina untuk melaksanakan hari Tarwiyah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, melalui tim lapangan dan pusat operasionalnya, memantau kedatangan jamaah di kamp Mina dan kualitas layanan yang diberikan termasuk akomodasi, makanan, bimbingan, dan layanan pendukung dalam koordinasi dengan semua entitas dalam ekosistem haji.

Pusat-pusat Nusuk Care, yang berafiliasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, terus mendukung jamaah di Makkah dan tempat-tempat suci melalui 38 pusat dan lebih dari 160 lokasi layanan. Tim lapangan, yang berbicara lebih dari 11 bahasa, telah memberikan lebih dari 180 ribu layanan hingga saat ini, termasuk bimbingan, bantuan, dukungan penerjemahan, penanganan laporan, dan bantuan kemanusiaan di lokasi jamaah.

Ribuan orang jamaah melaksanakan sholat wajib mereka di Masjid Al-Khayf di Mina, dalam suasana spiritual yang penuh ketenangan dan kedamaian. Mereka didukung oleh layanan terpadu yang ditawarkan Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan.

Untuk jamaah haji asal Indonesia, pemerintah RI dari tahun ke tahun tidak melaksanakan Tarwiyah karena mempertimbangkan keselamatan jamaah. Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) tak memberikan larangan khusus kepada jamaah yang ingin melaksanakan ritual tersebut.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |